Selasa, 01 Sep 2026 - 01:18 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Umrah Untuk WNI Kembali Dibuka, Ini Langkah Satgas Covid-19

Namun demikian hingga kini belum ada penjelasan lebih detail terkait dimulainya pemberangkatan jamaah asal Indonesia. Pemerintah Indonesia dan Saudi masih membicarakannya lebih lanjut.

redaksi
Kamis, 21 Okt 2021 | 15:00 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan memantau proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah Indonesia yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk umrah. Hal itu ditujukan untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

“Jadi satgas tentunya akan membantu setiap aktivitas penunjang untuk karantina, membantu proses keberangkatan dan kepulangan dari jemaah. Satgas akan melakukan pelacakan kontak dan penanganan kesehatan jika dibutuhkan,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19, Prof Wiku Adisasmito dalam webinar yang diselenggarakan FMB 9, Kamis (22/10/2021).

Kerajaan Arab Saudi memberi 'lampu hijau' dibukanya kembali pintu kedatangan bagi jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci. Hal ini disampaikan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta kepada pemerintah Indonesia melalui nota diplomatik yang dikeluarkan pada Jumat 8 Oktober 2021.

Namun demikian hingga kini belum ada penjelasan lebih detail terkait dimulainya pemberangkatan jamaah asal Indonesia. Pemerintah Indonesia dan Saudi masih membicarakannya lebih lanjut.

Prof Wiku mengatakan, pada prinsipnya jemaah Indonesia yang akan berangkat umrah harus mempersiapkan diri utamanya soal kesehatan. Jamaah wajib menerapkan protokol kesehatan baik sebelum berangkat, di perjalanan, setelah tiba di Saudi, hingga kepulangan. Dengan kepatuhan itu maka dapat meminimalisir penularan virus corona.

“Menjalankan prokes secara disiplin dan konsisten saat sebelum pemberangkatan, saat diperjalanan, saat ibadah, dan sampai ibadah meminimalisir ruang penularan,” imbuhnya.

Berikut kesepakatan yang dirumuskan antara Ditjen PHU Kemenag dengan Asosiasi PPIU terkait rencana umrah:

1. Untuk pemberangkatan gelombang awal ibadah umrah, dilaksanakan dengan memberangkatkan para petugas PPIU dengan syarat sudah divaksinasi dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi;

2. PPIU yang berencana memberangkatkan, segera menyerahkan data jamaah umrah kepada Ditjen PHU;

3. Untuk pemberangkatan dan pemulangan jamaah umrah dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede atau Bekasi;

4. Skema keberangkatan:

a. Jamaah umrah melakukan screening kesehatan 1×24 jam sebelum berangkat;

b. Pelaksanaan screening kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan vaksinasi covid-19, meningitis, dan pemeriksaan swab PCR;

c. Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi untuk memfasilitasi keberangkatan jemaah;

Baca Juga

Bank Nagari

Bank Nagari Dominasi Porsi Haji di Sumbar

Sabtu, 1 Agu 2026 | 11:59 WIB
Bank Nagari

Bank Nagari Gandeng BPKH Tingkatkan Literasi Penyelenggaraan Ibadah Haji

Jumat, 31 Jul 2026 | 15:55 WIB

d. Pengawasan pelaksanaan screening kesehatan dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan;

e. Boarding, pemeriksaan imigrasi, dan pemeriksaan ICV dilaksanakan di Asrama Haji.

5. Skema kepulangan:

a. Melakukan pemeriksaan PCR di Arab Saudi maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan kepulangan

b. Saat kedatangan di Indonesia, jemaah dilakukan PCR (entry test);

c. Pelaksanaan karantina dilaksanakan di asrama haji selama 5×24 jam;

d. Asrama haji menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi jemaah umrah saat kepulangan;

e. Saat hari ke-4 jemaah dilakukan PCR (exit test), dan bila hasilnya negatif, jemaah dapat pulang kembali ke rumah masing-masing.

Tags: HajiNasionalSatgas Covid-19Umrah

Berita Lainnya

Bank Nagari

Bank Nagari Dominasi Porsi Haji di Sumbar

Sabtu, 1 Agu 2026 | 11:59 WIB
Bank Nagari

Bank Nagari Gandeng BPKH Tingkatkan Literasi Penyelenggaraan Ibadah Haji

Jumat, 31 Jul 2026 | 15:55 WIB

Bank Nagari Lubuk Basung Lepas Puluhan Calon Jemaah Haji

Jumat, 24 Apr 2026 | 17:15 WIB
Bank Nagari

Bank Nagari Jadi Penguasa Pendaftaran Haji di Sumbar

Kamis, 16 Apr 2026 | 20:13 WIB
Selanjutnya
Ilustrasi warga divaksin COVID-19

Hari Ini Seorang Warga Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Tanah Datar, Dinkes : Capaian Vaksinasi Baru 29 Persen

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara