PADANG, KLIKPOSITIF – Keberadaan kendaraan besar seperti truk dan bus di jalan raya membutuhkan kewaspadaan lebih dari pengendara sepeda motor. Ukuran yang besar serta keterbatasan pandangan pengemudi membuat risiko kecelakaan meningkat jika tidak diantisipasi dengan baik.
Instruktur safety riding, Benarivo De Frize, menjelaskan bahwa pengendara perlu memahami area blind spot atau titik buta kendaraan besar. Posisi ini membuat pengendara motor tidak terlihat oleh pengemudi truk atau bus. “Kalau berada di titik buta, pengendara bisa tidak terlihat. Ini yang sering jadi penyebab kecelakaan,” ujar Benarivo.
Menanggapi hal tersebut, PT Hayati Pratama Mandiri selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Sumbar memberikan edukasi safety riding guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara secara aman, khususnya saat berinteraksi dengan kendaraan besar di jalan raya. Adapun beberapa tips yang dibagikan:
1. Hindari berada di area blind spot kendaraan besar
2. Jaga jarak aman, baik di depan maupun di belakang
3. Menyalip dari sisi kanan dengan jarak yang cukup dan aman
4. Perhatikan isyarat lampu sein atau pergerakan kendaraan besar
5. Jangan berkendara terlalu dekat, terutama saat kendaraan berhenti atau berbelok
“Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami risiko berkendara di sekitar kendaraan besar serta meningkatkan kewaspadaan di jalan. Dengan perilaku berkendara yang lebih hati-hati, keselamatan dapat lebih terjaga dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” tutup Benarivo.






