Minggu, 26 Jul 2026 - 10:32 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Peristiwa

Tim Penyelesaian Tanah Ulayat Nagari Sumpur Klarifikasi Pernyataan Anggota DPR RI Guspardi Gaus Terkait Mafia Tanah

Guspardi mengaku bahwa pernyataannya di media tersebut menanggapi apa yang dikeluhkan Yunus Husein

redaksi
Selasa, 6 Apr 2021 | 12:23 WIB
Teks Foto: Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus ketika menerima H. Yohanes dan Darmilis di ruang kerjanya, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Teks Foto: Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus ketika menerima H. Yohanes dan Darmilis di ruang kerjanya, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. (DirgaR)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF-Tim Penyelesaian Tanah Ulayat Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan (Batsel) , Tanah Datar, H. Yohanes, mendatangi Anggota DPR RI, Guspardi Gaus, guna mengklarifikasi pernyataan Guspardi terkait dugaan adanya aksi mafia tanah di tanah ulayat bersengketa di Batsel Sumpur.

Yohanes menemui anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus di ruang kerjanya, Senin (5/4) menyampaikan klarifikasi atas pernyataan anggota Dewan dari daerah pemilihan Sumbar itu.

Sebelumnya Guspardi Gaus seperti dilansir di media online mengungkapkan keprihatinan dengan ulah mafia tanah yang makin berani melakukan aksinya. Seperti yang menimpa tanah ulayat milik keluarga mantan Kepala PPATK Yunus Husein di Nagari Malalo Tanah Datar.

Baca Juga

Kabupaten Solok dan Tanah Datar Sepakat Serahkan Soal Batas Daerah ke Kemendagri

Senin, 6 Jul 2026 | 19:36 WIB

Kinerja APBN Sumbar hingga 31 Mei 2026 Tetap Positif, Pendapatan Negara Tumbuh 6,89 Persen

Rabu, 1 Jul 2026 | 18:45 WIB

Haji Yohanes didampingi Darmilis yang mewakili para pemilik tanah ulayat kurang lebih 60 hektar di Nagari Sumpur, Batsel, mendatangi Guspardi Gaus memperlihatkan sertifikatkan sekaligus lengkap dengan sejumlah berkas atau dokumen terkait legalitas kepemilikan tanah ulayat Nagari Sumpur.

Yohanes menjelaskan di lokasi tersebut akan dikembangkan kawasan terpadu pendidikan, sarana kesehatan, wisata, olahraga dan sarana umum lainnya oleh Saleh Alwini dan keluarga, seorang anak Nagari Sumpur yang sukses di rantau.

“Kami bukan mafia tanah Pak. Kami menjalankan semua sesuai prosedur yang diminta BPN. Semua tanah itu sudah memiliki sertifikat yang dikeluarkan BPN Tanah Datar dan seluruh lahan itu berada di dalam kawasan Nagari Sumpur yang sudah ditetapkan negara berdasarkan peta topografi 1896 yang hingga kini masih diakui pemerintah, lewat peta BIG dan peta RTRW 2011-2031,” jelas H. Yohanes, sekaligus mewakili pihak calon investor.

Dihadapan Guspardi Gaus, Yohanes memaparkan kronologis mulai proses tanah ulayat tersebut disertifikatkan oleh masyarakat Nagari Sumpur hingga adanya keinginan Saleh Alwini dan keluarga untuk berinvestasi di kampungnya itu dengan menggunakan tanah ulayat yang sudah disertifikatkan tersebut.

Guspardi mengaku bahwa pernyataannya di media tersebut menanggapi apa yang dikeluhkan Yunus Husein. Dia hanya menduga, bukan menuduh. Karena menurut politikus PAN itu, pernyataannya itu juga seiring dengan isu kasus mafia yang dialami Dinno Patti Djalal.

“Saya hanya menduga dan tidak menuduh. Saya sendiri juga tidak tahu faktanya. Lagi pula secara pribadi saya tidak kenal dengan Pak Yunus Husein,” ujar Guspardi Gaus yang juga menyarankan kepada H. Yohanes Cs untuk mengklarifikasinya kepada media massa dengan menyampaikan fakta-fakta yang dimiliki.

Sementara dalam pertemuan tersebut, Guspardi Gaus memberikan dukungan masuknya investor ke daerah Sumbar. Tentunya dengan mengikuti prosedur yang ada agar tidak menimbulkan masalah dengan masyarakat setempat. “Apalagi ini nilainya investasinya mencapai ratusan miliar,” kata Guspardi.

Kepada Wartawan, Yohanes menyebutkan bahwa sebenarnya dengan penjelasan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tentang status sertifikat tanah 60 hektar tersebut, sudah sesuai SOP dan tanah tersebut tidak termasuk tanah yang dipermasalahkan Yunus Husien, karena semua tanah yang sudah disertifikatkan itu berada di Nagari Sumpur.

“BPN kan sudah menegaskan bahwa penerbitan sertifikat tanah ulayat di Nagari Sumpur itu sudah memenuhi prosedur. Jadi sebenarnya sudah tidak ada lagi masalah dengan Yunus Husien,” kata Yohanes.

Yohanes yang juga putra Nagari Sumpur itu berharap, masalah lahan yang akan digunakan calon investor tersebut dapat diselesaikan dan pihak Pemerintah Kabupaten Tanah Datar segera melanjutkan proses investasi, karena investasi tersebut tidak hanya dinikmati masyarakat Sumpur tetapi juga oleh masyarakat Nagari Malalo.

“Investasi ini tidak saja dinikmati masyarakat Sumpur, tapi juga bagi masyarakat Nagari Malalo dan sekitarnya. Kami akan meminta dukungan pemerintah pusat dan DPR. Kami juga segera mengirim surat ke Komisi II DPR RI beraudensi untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Yohanes kepada Wartawan.

Tags: KonflikSumbarTanahTanah Datar

Berita Lainnya

Kabupaten Solok dan Tanah Datar Sepakat Serahkan Soal Batas Daerah ke Kemendagri

Senin, 6 Jul 2026 | 19:36 WIB

Kinerja APBN Sumbar hingga 31 Mei 2026 Tetap Positif, Pendapatan Negara Tumbuh 6,89 Persen

Rabu, 1 Jul 2026 | 18:45 WIB

Dulu Pinjam Alat, Kini Sanggar Seni Jalo Suto Terima Bantuan dari Taman Budaya Sumbar

Senin, 29 Jun 2026 | 10:54 WIB

Kabupaten Solok dan Tanah Datar Sepakat Dukung Pembangunan Batalyon TP 951

Senin, 29 Jun 2026 | 10:33 WIB
Selanjutnya
Zarco

Tampil Gemilang di Dua Balapan, Zarco Mengaku Masih Belum Taklukkan Motornya

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara