Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:32 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Tiga Dokter di Sumbar Gugur Selama Pandemi Covid-19

Selama pandemi Covid-19, sebanyak tiga orang dokter di Sumatera Barat gugur dalam penanganan virus menular tersebut.

redaksi
Selasa, 3 Agu 2021 | 08:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF– Selama pandemi Covid-19, sebanyak tiga orang dokter di Sumatera Barat gugur dalam penanganan virus menular tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Barat, Dokter Pom Harry Satria.

“Ketiga dokter itu berasal dari Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Kota Padang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, dan RSUD Arosuka Kabupaten Solok,” katanya.

Baca Juga

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Menurutnya, selain yang meninggal dunia, ratusan dokter lainnya diketahui terpapar Covid-19 sejak awal pandemi pada tahun 2020 lalu.

“Dari data yang kami peroleh, ada sebanyak 400 orang dokter yang terpapar Covid-19 sejak awal pandemi lalu,” lanjutnya.

Menurutnya, tingginya angka dokter yang terpapar Covid-19 karena hampir tiga bulan terakhir terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 harian yang signifikan.

“Akibatnya dokter maupun tenaga kesehatan yang bertugas merawat pasien Covid-19 menjadi kelelahan,” lanjutnya.

Menurutnya, kondisi saat ini, dokter dan tenaga kesehatan telah kewalahan menghadapi lonjakan pasien Covid-19 di Sumatera Barat.

“Hal ini juga diperparah dengan mulai minimnya sarana pendukung seperti ruangan perawatan, alat kesehatan seperti ventilator dan oksigen,” tutupnya.

Tags: IdiPandemiSumbar

Berita Lainnya

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB
Selanjutnya
,

Ini Cara Menghilangkan Iklan Muncul Tiba-tiba di HP Samsung

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara