Selasa, 07 Jul 2026 - 21:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Terisolasi Dua Bulan Pasca Bencana, Warga Ngalau Gadang Pessel Tandu Bocah Demi Berobat

Kondisi sulit itu dirasakan warga saat membawa seorang bocah bernama Aras (11) berobat karena luka akibat terjatuh saat bermain di depan rumahnya, Rabu (21/1/2026), lalu.

Kiki Julnasri
Kamis, 22 Jan 2026 | 17:55 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Di balik sunyi perbukitan Kampung Ngalau Gadang, Nagari Limau Gadang Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), tersimpan kisah ketabahan dan kepedulian warga yang terus diuji pasca bencana alam.

Hampir dua bulan setelah jembatan utama putus dan akses jalan tertimbun longsor, kampung tersebut masih terisolasi. Kondisi sulit itu dirasakan warga saat membawa seorang bocah bernama Aras (11) berobat karena luka akibat terjatuh saat bermain di depan rumahnya, Rabu (21/1/2026), lalu.

Aras tak bisa berdiri, apalagi berjalan. Sementara akses menuju fasilitas kesehatan nyaris tak ada. Sehingga dengan kondisi itu, Warga pun dihadapkan pada pilihan sulit.

โ€œLukanya cukup parah, kakinya tidak bisa digerakkan. Tidak mungkin dibawa naik motor, dan tidak bisa juga ditangani di bidan desa,โ€ ungkap Jondra salah seorang warga, Kamis (22/1/2026).

Tanpa banyak pilihan, ketika itu bersama anggota TNI AD, warga bergotong royong menandu Aras sejauh tiga kilometer menuju akses agar bisa cepat ke Puskesmas setempat.

Baca Juga

Terisolasi Dua Bulan, Akses Ngalau Gadang Bayang Utara Akan Dibangun dengan Anggaran Rp1,9 Miliar

Rabu, 28 Jan 2026 | 14:35 WIB

Jalur Penghubung Kampung Ngalau Gadang Pessel Sudah Dilalui Kendaraan Roda Dua

Rabu, 24 Des 2025 | 12:34 WIB

Mereka menyusuri jalan darurat yang licin dan rawan, melewati sisa-sisa longsor, demi mencapai Kampung Limau-limau, titik terdekat yang masih bisa dilalui kendaraan roda empat.

Perjalanan itu bukan perkara mudah. Setiap langkah dilalui dengan kehati-hatian, apalagi jika lumpur bekas hujan belum begitu kering. Namun demi keselamatan sang bocah, kondisi dikesampingkan.

Sesampainya di Limau-limau, Aras akhirnya bisa dibawa menggunakan mobil menuju Puskesmas Asam Kumbang, sebelum dirujuk ke RSUD M. Zein Painan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Bagi warga Ngalau Gadang, peristiwa ini bukan yang pertama.

Beberapa waktu lalu, seorang warga lanjut usia terpaksa dibonceng bertiga menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis. Itu pun hanya bisa dilakukan saat cuaca cerah. Saat hujan turun, jalan sama sekali tak dapat dilalui.

Menurut, Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan Fraksi PAN, Novermal, kondisi Ngalau Gadang masih sangat memprihatinkan.

โ€œHampir dua bulan pascabencana, kampung ini masih terisolasi.
Jembatan satu-satunya putus dan ada tiga titik jalan tertimbun longsor. Akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi warga benar-benar darurat,โ€ terangnya.

Ia menegaskan, dalam kondisi seperti ini, warga seharusnya tidak terus-menerus mempertaruhkan nyawa hanya untuk mendapatkan layanan dasar.

โ€œHarapan masyarakat sederhana, akses dibuka kembali. Jembatan dibangun, jalan dibersihkan. Ini kebutuhan mendesak,โ€ jelasnya.

Di Kampung Ngalau Gadang sendiri tinggal sekitar 168 kepala keluarga atau 670 jiwa. Di sana terdapat satu TK, satu SD, dan satu Puskesri. Sementara pelajar SMP hingga SMK harus bersekolah ke luar kampung, dengan sebagian besar guru juga tinggal di luar wilayah tersebut.

Tags: BayangBencana di PesselDana Bencana di PesselWarga Ngalau Gadang Pessel

Berita Lainnya

Terisolasi Dua Bulan, Akses Ngalau Gadang Bayang Utara Akan Dibangun dengan Anggaran Rp1,9 Miliar

Rabu, 28 Jan 2026 | 14:35 WIB

Jalur Penghubung Kampung Ngalau Gadang Pessel Sudah Dilalui Kendaraan Roda Dua

Rabu, 24 Des 2025 | 12:34 WIB

Polsek Koto XI Tarusan Salurkan 125 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Kapuh Utara

Sabtu, 13 Des 2025 | 18:48 WIB

Sejumlah Jembatan di Koto VIII Pelangai Pessel Rusak Parah Dihantam Banjir Bandang

Selasa, 9 Des 2025 | 19:39 WIB
Selanjutnya

Pemko Pariaman Jalin Kerja Sama dengan NDS Dalam Pengelolaan Pajak Daerah dan Implementasi Solusi Digital

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara