Kamis, 15 Okt 2026 - 07:19 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Tabuik Naiak Pangkek Diramaikan Oleh Ribuan Pengunjung

Muhammad Haikal
Minggu, 28 Jun 2026 | 15:28 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PARIAMAN, KLIKPOSITIF — Salah satu prosesi pembuatan tabuik yang paling ditunggu-tunggu masyarakat dan paling heboh adalah prosesi “Tabuik Naiak Pangkek” (tabuik naik pangkat) antara tabuik pasa dan tabuik subarang, pada tanggal 10 Muharram 1448 H sebelum tabuik dihoyak dan dibuang ke laut.

Pada acara tersebut ribuan pengunjung memadati prosesi tabuik naiak pangkek  baik lokal, perantau minang, serta wisatawan domestik baik dari dalam pulau sumatera maupun luar pulau sumatera.

Prosesi tabuik naiak pangkek tersebut berlangsung pada Minggu pagi (28/6/2026) yang mana tabuik pasa berlokasi di area parkir lapangan merdeka dan tabuik subarang berlokasi di depan tugu tabuik simpang kampung cino Kota Pariaman.

Baca Juga

Pemko Pariaman Lestarikan Baju Kuruang Basiba

Senin, 5 Okt 2026 | 15:15 WIB

Sejalan Dengan Visi Misi Balad-Mulyadi, Yota Balad Apresiasi Tabligh Akbar SMANSA 82

Sabtu, 3 Okt 2026 | 23:13 WIB

Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi dan Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar turut serta menghadiri kegiatan tersebut dan ikut serta bergabung dengan anak tabuik menabuh gandang tasa untuk menyemangati anak tabuik lainnya dalam proses tabuik naiak pangkek.

Menurut Yota Balad, festival budaya tabuik ini bagi masyarakat Kota Pariaman sendiri adalah salah satu budaya yang ditunggu-tunggu pelaksanaannya pada saat bulan muharam datang.

“Perlu saya tegaskan bahwa, tabuik ini adalah festival budaya murni dan tidak ada unsur keagamaan di dalamnya. Tabuik budaya ini perlu kita jaga dan lestarikan karena bisa menunjukan atau memberikan magnet wisata kepada Kota Pariaman,” terang Yota Balad.

“Kami dari Pemerintah Kota Pariaman bertugas akan terus menjaga tradisi budaya anak nagari pariaman ini yang sudah mendarah daging bagi masyarakat Kota Pariaman, dan tidak ada kaitannya dengan keagamaan yang banyak dibicarakan oleh orang-orang yang tidak mengetahui seperti apa budaya tabuik wisata pariaman ini digelar setiap tahunnya,” pungkas Yota Balad.

Sementara itu Mulyadi menceritakankan bahwa prosesi tabuik naiak pangkek ini menggambarkan sifat kegotong royongan dan kerjasama dari anak nagari untuk bahu membahu menaikan rangkaian tabuik tersebut hingga mencapai puncaknya.

“Jadi filosofi dari tabuik ini sangat kami pelihara sekali di Pariaman bahwasanya kegotong royongan ini bisa meringankan segala hal yang berat, bagaimana yang bekerja mengangkat beban yang berat tersebut  dan pekerja lainnya serta masyarakat memberikan semangat dan support sehingga tabuik yang luar biasa beratnya itu bisa diangkat dan bisa digabungkan menjadi satu bagian tabuik yang utuh,” terang Mulyadi.

“Hal seperti inilah yang selalu kami pelihara, rasa semangat kegotong royongan dan rasa semangat kebersamaan yang selalu terpelihara di Kota Pariaman sampai hari ini. Inilah salah satu contohnya bagaimana pemerintah Kota Pariaman tetap menjaga budaya tabuik ini tetap terpelihara dengan baik, tetap eksis dan tetap ada sampai anak cucu kita nanti ,” ulas Mulyadi.

Sementara itu salah seorang masyarakat Kota Pariaman yang sukses di rantau sebagai pengusaha Nova Leliyarni Putri (putri ndari alm. Bapak Limra) selalu menyempatkan diri untuk pulang kampung setiap tabuik digelar di KotaPariaman.

Menurut Nova, pesta budaya tabuik ini adalah budaya turun temurun yang patut dijaga dan dilestarikan keberadaannya, karena tabuik ini sudah termasuk event nasional untuk Kota Pariaman dan Sumatera Barat jadi harus dilestarikan sampai anak cucu kita nanti.

“Saya sebagai orang asli pariaman selalu ikut serta mensuport UMKM yang ada di Kota Pariaman dan budaya tabuiknya. Dengan adanya Tabuik ini kita bisa turut serta memotivasi anak-anak nagari pariaman, baik dari rantau maupun dari daerah untuk berkumpul bersama menjaga persatuan dan kesatuan Kota Pariaman tercinta,” pungkasnya.

Tags: Pemko Pariaman

Berita Lainnya

Pemko Pariaman Lestarikan Baju Kuruang Basiba

Senin, 5 Okt 2026 | 15:15 WIB

Sejalan Dengan Visi Misi Balad-Mulyadi, Yota Balad Apresiasi Tabligh Akbar SMANSA 82

Sabtu, 3 Okt 2026 | 23:13 WIB

Yota Balad Buka Lomba Petatah Petitih Antar Bundo Kanduang se-Kota Pariaman

Sabtu, 3 Okt 2026 | 15:10 WIB

Wali Kota Pariaman Hadiri Pembukaan Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Okt 2026 | 23:19 WIB
Selanjutnya
Satpol PP Bersihkan Lapak PKL dari Badan Jalan, Minggu (28/6/2026)

Revitalisasi Pasar Raya Berjalan, Satpol PP Bersihkan Lapak PKL dari Badan Jalan

Tinggalkan komentar
Sumatera Pulih

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara