Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:31 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Sumbar Tak Bisa Lihat Gerhana Bulan Total Hari Ini

Fitria Marlina
Selasa, 8 Nov 2022 | 15:15 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, Gerhana Bulan Total(GBT) terjadi hari ini, Selasa 8 November 2022 tidak bisa disaksikan di empat wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Barat. Melalui laman instragramnya @brin_indonesia, selain Sumbar, daerah lain yang tak bisa menyaksikan GBT adalah Aceh, Sumatera Utara dan Bengkulu.

“Puncak Gerhana 18.00.22 WIB/19.00.22 WITA/20.00.22 WIT. Seluruh Indonesia kecuali Aceh, Sumut (Sumatra Utara), Sumbar (Sumatra Barat), Bengkulu,” tulisnya pada Senin, 7 November 2022.

Ada beberapa fase dalam Gerhana Bulan Total hari ini. Pertama, Gerhana mulai (P1) yang berlangsung pada pukul 15.00.38 WIB, 16.00.38 WITA, 17.00.38 WIT. Fase ini tidak teramati di wilayah Indonesia.

Kedua, Gerhana Sebagian mulai (U1), pukul 16.08.59 WIB, 17.08.59 WITA, 18.08.59 WIT. Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, sebagian Maluku Utara, dan sebagian Maluku.

Fase ketiga atau Gerhana Total mulai (U2) berlangsung pada pukul 17.16.19 WIB, 18.16.19 WITA, 19.16.19 WIT.

Fase ini hanya dapat diamati di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat, dan sebagian Jawa Timur.

Puncak Gerhana sendiri ada di fase keempat yakni pukul pukul 17.59.11 WIB, 18.59.11 WITA, 19.59.11 WIT. Setelahnya, Gerhana memasuki fase akhir.

Fase akhir atau Gerhana Total berakhir (U3) dimulai pada pukul 18.42.03 WIB, 19.42.03 WITA, 20.42.03 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

Keenam, Gerhana Sebagian berakhir (U4) pada pukul 19.49.22 WIB, 20.49.22 WITA, 21.49.22 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

Fase ketujuh atau Gerhana berakhir (P4) Gerhana Bulan Total berakhir pukul 20.57.43 WIB, 21.57.43 WITA, 22.57.43 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

“Gerhana Bulan Total kali ini terjadi dengan durasi total selama 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam, 39 menit, 50 detik,” tulis BRIN.

Berbeda dengan Gerhana Matahari yang membutuhkan peralatan khusus untuk mengamati dengan aman, Anda bisa menyaksikan Gerhana Bulan dengan mata telanjang.

Untuk menyaksikan fenomena, masyarakat cukup mengarahkan pandangan sesuai arah terbit dan terbenamnya Bulan. Meskipun, teropong memungkinkan Anda untuk melihat detail yang mengesankan dari Bulan.

“Kita tidak perlu menggunakan alat bantu optik, kecuali hendak mengabadikanya dalam bentuk citra atau rekaman video,” kata Andi Pangerang, Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN dikutip situs resminya.

Gerhana Bulan terjadi ketika Bulan yang berada dalam fase Bulan purnama bergerak melewati bayangan Bumi. Pada kondisi tersebut terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan tepat atau nyaris membentuk sebuah garis lurus, dengan Bumi di antara keduanya.

Baca Juga

Ilustrasi uang

Tahun Ini, Desa di Sumbar dapat Kucuran Dana Rp1,054 Triliun, Dipakai Buat Ketahanan Pangan

Sabtu, 8 Feb 2025 | 11:45 WIB
Peluncuran Kalender Iven Sumbar tahun 2025

Ingin Datangkan 20 Juta Wisatawan, Pemprov Sumbar Gelar 95 Iven Sepanjang Tahun Ini

Jumat, 7 Feb 2025 | 09:34 WIB

Gerhana Bulan terjadi ketika Bulan yang berada dalam fase Bulan purnama bergerak melewati bayangan Bumi. Pada kondisi tersebut terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan tepat atau nyaris membentuk sebuah garis lurus, dengan Bumi di antara keduanya.

 

Tags: Gerhana BulanSumatera Barat

Berita Lainnya

Ilustrasi uang

Tahun Ini, Desa di Sumbar dapat Kucuran Dana Rp1,054 Triliun, Dipakai Buat Ketahanan Pangan

Sabtu, 8 Feb 2025 | 11:45 WIB
Peluncuran Kalender Iven Sumbar tahun 2025

Ingin Datangkan 20 Juta Wisatawan, Pemprov Sumbar Gelar 95 Iven Sepanjang Tahun Ini

Jumat, 7 Feb 2025 | 09:34 WIB

Sumbar Berhasil Terpilih Sebagai Nominasi TPID Berkinerja Terbaik Kawasan Sumatera

Sabtu, 15 Jun 2024 | 12:30 WIB

Sumbar Hari Ini

Rabu, 5 Jun 2024 | 16:25 WIB
Selanjutnya

Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten di Pessel Masih Berstatus Rusak Berat

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara