KLIKPOSITIF – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, H. Helmi, memberikan harapan kepada Penyuluh non PNS, tahun ini akan ada rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).
“Saya berharap Penyuluh Non PNS yang di Sumbar bisa mengambil kesempatan baik ini. Dan mudah mudahan Penyuluh lolos seleksi. Karena ini adalah kesempatan emas,” harap Kakanwil.
“Tesnya akan dilaksanakan di kabupaten kota karena diperkirakan peminatnya lebih dari 10ribu,” jelasnya.
“Untuk Sumbar kita dapat kuota 2.284 orang tahun 2022 ini. Mereka memiliki hak yang sama dengan PNS kecuali pensiun mereka tidak dapatkan,” tutur Kakanwil.
Kakanwil memberikan apresiasi yang tinggi kepada Penyuluh Agama Islam yang sudah bekerja dengan baik.
Menyampaikan pesan pesan agama kepada masyarakat terutama program prioritas Kementerian Agama.
Ia mengatakan, apapun yang akan kita kerjakan itu tidak bisa dilakukan sendiri.
“Kita tidak lagi bekerja secara parsial, ego sektoral harus dihindari. Kita harus terintegrasi dengan Kementerian lain,” katanya.
Sebagai contoh imbuh Kakanwil, ketika Kementerian Peternakan memberikan bantuan sapi kepada kelompok binaan.
Untuk itu, Kakanwil minta kepada Penyuluh Agama Islam di Sumbar melakukan integrasi dengan lembaga dan Kementerian yang ada.
Hal ini kata Kakanwil, didukung juga dengan program yang bisa menopang kehidupan mereka secara material.
Program pemberdayaan ekonomi umat
Bimas Islam juga memiliki program pemberdayaan ekonomi umat, untuk di Sumatra Barat diberikan di Bukittinggi senilai 100. 000 juta rupiah.
“Ketika ada bantuan kepada masyarakat maka kita memberikan pembinaan mental keagamaan,”
“Inilah fungsi penyuluh memberikan pencerahan kepada masyarakat, baik PNS maupun non PNS” harapnya.






