Rabu, 03 Jun 2026 - 02:41 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Sukses Cetak Hasil Melimpah, Program ‘Satu Rumah Satu Kolam’ RPN Panen Raya 1,6 Ton Lele

Fitria Marlina
Selasa, 2 Jun 2026 | 12:53 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF — Yayasan Rangkiang Peduli Negeri (RPN) kembali menorehkan catatan positif dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pada Sabtu (30/5/2026), yayasan ini sukses menggelar panen raya komoditas ikan lele untuk yang keenam kalinya di kawasan Anak Air, Kota Padang, Sumatera Barat.

Panen raya kali ini menjadi bukti nyata keberlanjutan program “Satu Rumah Satu Kolam” yang telah digagas sejak Desember 2024. Dari total 12.000 bibit lele yang ditebar pada siklus ini, RPN bersama masyarakat berhasil memanen hingga 1,6 ton ikan lele siap konsumsi.

Konsisten Berkembang dari Satu Kolam

Program pemberdayaan berbasis komunitas ini menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Memulai langkah dari hanya satu kolam uji coba di akhir tahun 2024, program ini terus dieksplorasi hingga berkembang menjadi tiga kolam. Tidak berhenti di situ, komitmen RPN dalam memperluas dampak kesejahteraan akan kembali dibuktikan pada awal Juni ini.  “Awal Juni ini kita akan mengimplementasikan perluasan program menjadi lima kolam budi daya ikan lele,” ujar Fadhli Septavianra, Chief Program Officer RPN.

Memutus Mata Rantai Kerugian Petani

Fadhli menceritakan bahwa program ini lahir dari keresahan melihat banyaknya kolam terbengkalai milik warga. Para petani sebenarnya memiliki keahlian (skill) yang mumpuni, namun terpaksa gulung tikar akibat fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.

“Permasalahan klasik peternak mandiri adalah saat panen raya tiba, harga di pasar lokal sering kali jatuh. Akibatnya, mereka terpaksa memakan modal operasional dan akhirnya berhenti berternak,” jelas Fadhli.

Padahal, potensi pasar ikan lele sangat besar seiring menjamurnya usaha kuliner berbasis lele. Ditambah lagi, daya tahan tubuh ikan lele yang kuat membuat budi daya ini sangat optimal memanfaatkan sumber daya air di sekitar pemukiman warga.

Tembus Pasar Jambi dan Sumatera Utara

Untuk mengatasi masalah anjloknya harga, RPN menerapkan strategi manajemen pemasaran yang adaptif. Kunci keberlanjutan program ini terletak pada efisiensi jalur distribusi. RPN tidak hanya mengandalkan pasar lokal di Sumatera Barat, melainkan melempar hasil panen ke daerah lain yang memiliki stabilitas harga lebih tinggi.

Saat ini, ikan lele segar hasil budi daya warga Anak Air, Kota Padang telah berhasil didistribusikan secara rutin ke Provinsi Jambi hingga Sumatera Utara.

Baca Juga

cabai merah

Termasuk Sumbar, Ini 5 Daerah dengan Harga Cabai Tertinggi di Indonesia

Kamis, 16 Jun 2022 | 16:09 WIB
Kolaborasi Multipihak dan Target Masa Depan

Keberhasilan program “Satu Rumah Satu Kolam” ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. RPN aktif menggandeng petugas penyuluh peternakan, praktisi perikanan, hingga pemangku kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR di Sumatera Barat.

Ke depan, RPN menargetkan optimalisasi program yang lebih masif, baik dari segi penambahan jumlah kolam, kuantitas peternak yang diberdayakan, hingga diversifikasi sumber pendanaan.

“Kami berharap sumber pendanaan ke depan tidak hanya bertumpu pada CSR, tetapi juga bisa bergerak dari pengembangan dana sosial, sedekah, hingga pengelolaan wakaf produktif,” tutup Fadhli optimis.

Tags: harga pasarPanen LeleRPN Panen Raya

Berita Lainnya

cabai merah

Termasuk Sumbar, Ini 5 Daerah dengan Harga Cabai Tertinggi di Indonesia

Kamis, 16 Jun 2022 | 16:09 WIB
Selanjutnya

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Wako Fadly Amran Tegaskan Kota Sehat Bagian dari Visi Kejayaan Kota Padang

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara