Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Soal Masyarakat yang Tak Mau Divaksin Covid-19, Ini Kata Ketua MUI

Ada masyarakat yang masih punya keyakinan yang kuat bahwa covid diberikan oleh Allah akan disembuhkan dengan sendirinya oleh Allah

redaksi
Rabu, 3 Mar 2021 | 12:17 WIB
Ketua MUI Cholil Nafis

Ketua MUI Cholil Nafis (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafis mengatakan saat ini menurutnya ada tiga golongan yang masyarakat yang enggan mengikuti vaksinasi. Pertama, masyarakat yang enggan divaksin lantaran takut dengan jarum suntik.

“Ada tiga hal, pertama karena takut jarum. Lari-lari karena takut jarum suntik, kedua mereka yang kadang-kadang masih belum move on, dianggap ini konspirasi internasional. Kena hoaks lah mereka ini,” kata Cholil di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021) dilansir dari Suara.com.

Baca Juga

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Kemudian golongan yang ketiga, yakni masyarakat yang masih punya keyakinan yang kuat bahwa covid diberikan oleh Allah akan disembuhkan dengan sendirinya oleh Allah. Padahal, kata Cholil, semua perlu usaha atau ikhtiar penyembuhan. “Dianggap ini penyakit dari Allah ya sudah hilang dari Allah. Padahal kita untuk hilangkan butuh sebab akibat, ada hukum kausalitas. Yang dilakukan sekarang dengan cara divaksin. Tetap Allah yang sembuhkan tapi perlu usaha kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, MUI juga menggelar vaksinasi untuk para ulama, dewan pimpinan hingga para pengurus. Wasekjen MUI M Ziyad, mengajak semua untuk tidak takut divaksin, ia memastikan vaksin halal dan aman.

“Kita ingin kirim pesan bahwa ulama sudah divaksin. Maka umat hayu divaksin halal aman,” tutur Ziyad.

Tags: coronaNasionalSumbarVaksin

Berita Lainnya

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB
Selanjutnya
Ahda Yanuar

Usai Jabat Dua OPD di Pessel, Ahda Yanuar Kembali ke Pemprov

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara