KLIKPOSITIF – Para pebalap MotoGP angkat suara soal kondisi aspal Sirkuit Mandalika, Indonesia. Sejumlah pihak menilai hujan deras sebelum balapan bisa jadi telah menyelamatkan para pebalap dari kondisi lintasan yang buruk.
Kekhawatiran atas kondisi aspal Sirkuit Mandalika kembali muncul setelah upaya pengaspalan ulang setelah tes pra-musim Februari. Tetapi dengan ‘lubang’ yang terlihat di tikungan terakhir pada balapan Moto2, ada keraguan apakah balapan MotoGP bisa menyelesaikan 20 lap di lintasan kering.
“Saya tidak tahu apakah kami bisa balapan di lintasan kering karena kondisi trek sangat, sangat sulit. Di tikungan terakhir, aspal mulai keluar,” kata pebalap Suzuki Alex Rins.
Dia mengatakan saat lintasan basah pebalap merasakan aspal mengenai tubuh mereka. Aspal itu berasal dari pengendara di depan. Dia tidak bisa membayangkan lintasan dalam kondisi kering. Untungnya, tidak ada yang terluka.
“Ketika saya melepas baju balap setelah balapan, dada saya penuh dengan batu hitam. Mereka perlu memperbaikinya, karena itu agak berbahaya… Mari kita lihat,” ujarnya.
Joan Mir juga mengatakan masalah dengan aspal lebih pada kondisi kering. Tetapi bahkan dalam kondisi hujan pebalap mulai melihat beberapa lubang di akhir lap, tikungan terakhir.
“Bagi kami itu juga kejutan ketika mereka mengurangi lap, saya baru menyadari itu 20 lap selama balapan Moto2 seperti orang lain. Itu karena tikungan terakhir. Aspalnya berlubang. Pengaspalan ulang sangat penting,” katanya.
Pebalap Ducati Jack Miller mengaku tidak heran bahwa aspal baru bisa mengalami kondisi itu. Namun dia yakin bahwa balapan akan tetap berjalan bahkan dalam kondisi kering
“Saya pikir dalam situasi balapan tidak ada masalah dan saya yakin itu akan baik-baik saja. Kami memiliki Grand Prix dan lebih baik untuk tidak melihat sisi negatif tetapi positif. Kami memiliki race-day yang hebat dan harus memberikan pertunjukan kepada para penggemar di sini, dan saya pikir mereka semua sangat senang,” katanya lagi.






