PADANG, KLIKPOSITIF – Gotong royong telah menjadi budaya masyarakat Indonesia sejak dahulu kala. Bahkan budaya itu juga terkandung dalam sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Gotong royong berarti mengerjakan sesuatu secara bersama-sama sehingga pekerjaan yang berat terasa ringan. Tak sedikit dengan bergotong royong semuanya menjadi mudah dilakukan. Berangkat dari hal itu, warga di Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung juga melaksanakan gotong royong pembangunan jalan di daerah mereka.
Hal itu dimulai dengan membuka jalur melalui pembersihan rumput untuk jalan pada 17 Oktober 2021. Setelah selesai dengan pembersihan rumput atau pembersihan kasar, maka warga mulai melakukan pengecoran kasar untuk pemasangan paving blok.
Dilansir dari laman Instagram E-Troppers, lebar jalan tersebut kurang lebih 80 cm atau khusus untuk pejalan kaki yang ada di daerah itu. Paving blok yang dipasang juga di cat warna-warni sehingga terlihat sangat menarik dan estetik. Untuk bagian paving blok dominan di cat dengan warna hijau, sedangkan untuk cat warna orange dibuat menyerupai bunga, sehingga terlihat sangat menarik. Sementara untuk sisi jalannya atau pembatas dengan tanah lainnya di cat dengan warna hitam, sehingga secara tidak langsung kita bisa melihat selebar apa jalan tersebut.
Hanya butuh waktu sebentar bagi warga di kelurahan tersebut menyelesaikan jalan karena di kerjakan dengan bergotong royong. Desa yang sebelumnya masih memiliki jalan beralaskan tanah, sekarang terlihat sangat menarik dan nyaman dilalui. Jalan yang sebelumnya jika hujan turun sangat becek, sekarang tetap kering karena air hujan yang turun diserap langsung oleh paving blok, sehingga tak menyebabkan banjir.
Gotong royong dan bangsa Indonesia
Jauh sebelum Indonesia merdeka, bahkan di zaman kerajaan, sifat gotong royong orang Indonesia sudah dikenal di seluruh dunia. Sifat gotong royong yang melekat pada budaya masyarakat Indonesia berhasil membuat bangsa ini menyelesaikan semua permasalahan dengan tuntas, baik masalah besar atau kecil. Bahkan, salah satu keajaiban dunia yang terletak di Indonesia yakni Candi Borobudur juga berhasil dikerjakan dengan bergotong royong. Sehingga tak perlu ragu dengan budaya yang telah melekat secara turun menurun di masyarakat Indonesia ini.
Salah satu bukti terbaru yang juga dapat kita lihat dari gotong royong adalah bahu membahunya semua pihak saat Indonesia dilanda Covid-19. Tak sedikit pihak bahu-membahu dalam mendukung pemerintah mengatasi hal itu di awal-awal pandemi. Bagi yang memiliki kelebihan harta, membantu dengan hartanya. Bagi yang memiliki kelebihan dengan ketarampilannya juga membantu dengan membuat masker kain, baju hazmat, hand sanitizer, dll. Sedangkan bagi pihak yang memiliki keterampilan dalam hal memasak juga menyediakan makanan bagi pihak-pihak yang membutuhkan, serta masih banyak hal lainnya yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Dari gotong royong itu, hari ini kita mulai melihat hasil yang baik. Walaupun pandemi, namun semangat gotong royong tidak pernah padam dari masyarakat Indonesia dari semua sisi kehidupan. Semoga semangat ini terus menyala setiap hari bagi kita dan bagi generasi-generasi mendatang.






