Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Sedang di Penjara, Pimpinan Oposisi Rusia Raih Penghargaan HAM dari Uni Eropa

Navalny, 45 tahun, saat ini menjalani hukuman penjara dua setengah tahun

redaksi
Kamis, 21 Okt 2021 | 13:25 WIB
pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny

pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Parlemen Eropa telah memberikan penghargaan tertinggi hak asasi manusia Uni Eropa kepada pemimpin oposisi Rusia yang dipenjarakan, Alexey Navalny karena menantang pemerintahan Presiden Vladimir Putin di negara itu

Anggota parlemen, Rabu (20/10), mengumumkan di Twitter bahwa Navalny adalah penerima Hadiah Sakharov untuk Kebebasan Berpikir. Penghargaan ini diberi nama sesuai nama pembangkang Soviet Andrei Sakharov.

Baca Juga

Wako Suryadi Nurdal Ajak Komunitas dan Ormas Jadi Wadah Edukasi HAM

Jumat, 29 Agu 2025 | 18:39 WIB
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya

DPR RI Soroti Masalah HAM di Sumbar, Mulai dari Konflik Agraria Hingga Kekerasan Seksual

Jumat, 11 Apr 2025 | 17:52 WIB

Dalam pengumuman itu, para legislator secara terbuka mengecam Putin dan menyerukan agar Navalny dibebaskan dari penjara.

“Mr. Putin, bebaskan Alexey Navalny. Eropa menghimbau pembebasannya dan semua tahanan politik lainnya,” kata cuitan itu.

Navalny, 45 tahun, saat ini menjalani hukuman penjara dua setengah tahun. Pihak berwenang mengatakan Navalny melanggar persyaratan pembebasan bersyarat yang berasal dari hukuman sebelumnya pada 2014 yang katanya bermotif politik. Pengadilan mengatakan ia tidak memberi tahu pihak berwenang tentang keberadaannya ketika ia diterbangkan ke Jerman untuk perawatan medis. Ia berada di Jerman selama lima tahun untuk memulihkan diri dari keracunan yang hampir menyebabkan kematiannya.

Navalny ditangkap Januari lalu, ketika ia kembali ke Rusia. Pakar medis Eropa mengatakan ia diracun dengan Novichok, agen saraf era Soviet.

Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi pada para pemimpin Rusia terkait keracunan dan pemenjaraan Navalny. Kremlin terus menyangkal melakukan peran apa pun dalam peracunan itu dan mengecam UE, dengan mengatakan blok itu mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Hadiah Sakharov senilai $59.000 akan diberikan dalam sebuah upacara di Prancis pada bulan Desember. Pada masa lalu, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, aktivis pendidikan Pakistan Malala Yousafzai dan oposisi demokratis Venezuela telah memenangkan penghargaan tersebut.

Tahun ini, para kandidat peraih penghargaan itu termasuk sekelompok perempuan Afghanistan dan politisi Bolivia yang dipenjarakan dan mantan Presiden sementara Jeanine Anez.

Tags: Alexey NavalnyAndrei SakharovhamPimpinan oposisi rusiarusiaUni EropaVladimir Putin

Berita Lainnya

Wako Suryadi Nurdal Ajak Komunitas dan Ormas Jadi Wadah Edukasi HAM

Jumat, 29 Agu 2025 | 18:39 WIB
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya

DPR RI Soroti Masalah HAM di Sumbar, Mulai dari Konflik Agraria Hingga Kekerasan Seksual

Jumat, 11 Apr 2025 | 17:52 WIB

Korut Klaim Telah Lakukan Uji Rudal Berbahan Bakar Padat dengan Hulu Ledak Hipersonik

Senin, 15 Jan 2024 | 14:10 WIB

Kim Jong Un dan Vladimir Putin Lakukan Pertemuan di Pelabuhan Antariksa Rusia

Kamis, 14 Sep 2023 | 11:31 WIB
Selanjutnya
Ketua DPP PKS Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati

PKS: Ketahanan Keluarga, Perlindungan Ibu dan Anak Catatan Besar Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara