Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:10 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Art

Sayembara Puisi Visual PPF 2022 Diperpanjang, Ini Tanggalnya

Ramadhani
Senin, 21 Nov 2022 | 14:20 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PAYAKUMBUH,KLIKPOSITIF-Sayembara Puisi Visual pada perhelatan Payakumbuh Poetry Festival 2022 di perpanjang hingga 27 November 2022 mendatang.

Perpanjangan waktu Sayembara Puisi Visual ini dilakukan karena banyaknya peserta yang meminta untuk melakukan penambahan waktu pengiriman yang bisa diikuti oleh masyarakat umum.

โ€œBatas akhir penerimaan karya diperpanjang untuk menjaring lebih banyak karya lagi dan untuk mempersiapkan karya yang baik dan bermutu, tentu butuh lebih banyak waktu lagi,โ€ kata Direktur Payakumbuh Poetry Festival 2022, S Metron Masdison.

Dengan perpanjang batas akhir pendaftaran Sayembara Puisi Visual ini, S Metron juga berharap para calon peserta dapat mempersiapkan materinya secara lebih kuat.

โ€œPayakumbuh Poetry Festival sendiri merupakan festival yang akan digelar 4-6 Desember 2022 di Payakumbuh, Sumatera Barat, tepatnya di Agamjua Art and Culture Caffe dan Sayembara Puisi Visual menjadi bagian dari acara ini,โ€ katanya.

Para peserta Sayembara Puisi Visual sendiri akan menampilkan karyanya pada saat digelarnya festival yang telah dilakukan sejak tahun 2019 lalu tersebut.

โ€œSejumlah pertunjukan telah disiapkan, ada Rantak Puisi, pembacaan syair sufi surau Minangkabau, serta puisi bunyi yang dikemas sedemikian rupa hingga bisa disaksikan siapa saja, tidak hanya untuk kalangan sastrawan atau penyair,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Heru Joni Putra mencontohkan salah satu pertunjukan di PPF yaitu Rantak Puisi, dimana pertunjukan puisi yang bisa dilakukan oleh siapa saja yang berada di lokasi saat berlangsungnya PPF.

โ€œSeorang penonton boleh membacakan puisi dengan gayanya sendiri, di tempat yang dikehendakinya, tidak harus di bagian depan panggung pertunjukan dan dalam Rantak Puisi di PPF 2022 ini peserta tidak terikat dengan sejumlah ketentuan lomba baca puisi umumnya sehingga peserta bebas membacakan puisi sekreatif mungkin di sekitar wilayah pelaksanaan PPF,โ€ kata Heru.

Cara penjuriannya pun sedikit berbeda dengan lomba puisi umumnya. Jika dalam lomba puisi umumnya para juri duduk di tempat khusus, maka dalam Rantak Puisi lain lagi.

โ€œYang menjadi juri dari lomba ini tidak diberitahu kepada peserta, namun juri berkeliaran di antara penonton dan pengunjung umumnya selama acara PPF berlangsung,โ€ ujar penyair asal Payakumbuh ini.

Menurutnya pertunjukan Puisi Bunyi juga menjadikan PPF 2022 sebagai festival yang sedikit berbeda karena Puisi Bunyi merupakan hasil penafsiran terhadap puisi ke dalam medium bunyi.

Baca Juga

IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh, Perpaduan Pacuan Tradisional dan Moderen

Minggu, 23 Agu 2026 | 23:22 WIB

Dinas Ketahanan Pangan Payakumbuh Cek Kualitas Beras Bantuan Pangan di Gudang Tanjung Pati

Kamis, 13 Agu 2026 | 11:00 WIB

โ€œMedium tersebut bisa berupa instrumen musik konvensional seperti gitar, biola, ataupun penghasil bunyi lainnya, misalnya seperti mulut, tepuk tangan pada badan atau benda lain, dan sebagainya,โ€ kata penyair asal Payakumbuh yang dianugerahi sebagai Tokoh Seni 2017 oleh majalah Tempo.

Kemudian dikatakannya Puisi Bunyi bisa berupa lantunan, dendang, tembang, atau pelafalan bebunyian tertentu, cenderung tanpa bait, syair, atau lirikโ€, jelas

Di sisi lain, masih mengutip Heru, puisi bunyi bisa serupa dengan pertunjukan musik instrumental itu sendiri yang berangkat dari penafsiran atas suatu karya puisi dan menginformasikan bahwa untuk info lebih lengkap, silakan cek di akun Instagram PPF 2022 @payakumbuh.poetryfest.

Tags: BudayaFestivalPayakumbuhPuisiSastraSeni

Berita Lainnya

IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh, Perpaduan Pacuan Tradisional dan Moderen

Minggu, 23 Agu 2026 | 23:22 WIB

Dinas Ketahanan Pangan Payakumbuh Cek Kualitas Beras Bantuan Pangan di Gudang Tanjung Pati

Kamis, 13 Agu 2026 | 11:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di Payakumbuh

Selasa, 23 Jun 2026 | 19:00 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Transformasi Layanan Posyandu

Selasa, 14 Apr 2026 | 17:51 WIB
Selanjutnya

DPR RI : 6 Juta Orang Belum Miliki STB, Pekerjaan Rumah Bagi Pemerintah

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • ๐ŸŒŽ KlikPositif
  • ๐ŸŒŽ KataSumbar
  • ๐ŸŒŽ Classy FM
  • ๐ŸŒŽ Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

ยฉ 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • ๐Ÿ 
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara