Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:06 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Satu Wisatawan Meninggal dan Satu Hilang Akibat Terseret Arus Laut

Eko Fajri
Kamis, 5 Mei 2022 | 15:06 WIB
Ilustrasi Tim BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama TNI dan Polri mengevakuasi korban hanyut.

Ilustrasi Tim BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama TNI dan Polri mengevakuasi korban hanyut.

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Satu wisatawan meninggal dunia di Pantai Walur Pugung, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (4/5/2022) pukil 16.30 WIB akibat terseret arus laut.

Selain itu satu orang hilang dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Baca Juga

Ilustrasi (net)

Pemancing Asal Kerinci Dilaporkan Hanyut Terseret Arus Sungai di Solok Selatan

Senin, 2 Nov 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB

Korban meninggal yakni Rahmat Budi Priyono (43) warga Puri Bintaro Hijau, Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

“Sedangkan satu korban hilang yakni anaknya Kayyisa Rahsa Zhafira (9),” Berdasarkan Informasi yang dihimpun Lampungpro jaringan Klikpositif.com dari Kantor Basarnas Lampung.

Kronologi kejadian, awalnya, korban bersama keluarga berenang di Pantai Walur, tiba-tiba korban terseret arus.

Ayah korban, Rahmat Budi Priyono, berusaha menolong. Namundia malah ikut terseret arus laut.

Kemudian ayah korban diselamatkan warga dan dibawa ke rumah sakit.

“Setelah sampai di rumah sakit ayah korban dinyatakan meninggal dunia. Hingga saat ini korban belum ditemukan,” kata Kepala Basarnas Lampung, Jumaril, Kamis (5/4).

Dalam proses pencarian, Basarnas mengerahkan rubber boat dengan lima personel yakni tiga dari Basarnas dan dua dari Polair. Kemudian dibantu dua nelayan berperahu jukung.

“Ombak memang besar, sehingga banyak wisatawan asing berselancar. Sebenarnya sdh ada papan peringatan untuk tidak berenang,” kata Jumaril.

Tags: daerahkorban hanyutLampungNasionalPeristiwaWisatawan

Berita Lainnya

Ilustrasi (net)

Pemancing Asal Kerinci Dilaporkan Hanyut Terseret Arus Sungai di Solok Selatan

Senin, 2 Nov 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB
Ilustrasi (net)

Pasang Pukek di Sungai Batang Hari, Seorang Guru di Solsel Dilaporkan Hanyut

Minggu, 31 Mei 2026 | 12:35 WIB

Mandi di Sungai, Remaja di Tapan Pessel Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 5 Mei 2026 | 21:09 WIB
Selanjutnya
ilustrasi mudik di pelabuhan

Lewat Pelabuhan Ini, Alternatif Selain Pelabuhan Bakauheni Untuk Nyebrang ke Pulau Jawa

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara