Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:15 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Puluhan Rumah dan Bangunan SD di Pasir Samudra Surantih Pessel Terancam Abrasi

Kiki Julnasri
Minggu, 15 Des 2024 | 13:30 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF- Warga Pasir Samudra, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengeluhkan abrasi yang menyerang rumah mereka. Abrasi tersebut sudah memakan dapur mereka.

Yopi Candra (40), warga Pasir Samudra yang rumahnya terdampak abrasi, mengatakan bahwa abrasi terparah sudah terjadi seminggu. Tanah di bawah dapur rumahnya sudah bolong dikikis ombak.

“Di belakang rumah ini dulu ada tanggul penahan ombak dari pasir yang dibungkus dengan karung. Sudah seminggu ini tanggul itu hancur karena diterjang ombak. Karena itulah, ombak sudah sampai di dapur rumah ini,” ujar Yopi pada wartawan.

Karena tidak adanya tanggul penahan ombak, Yopi dan warga di beberapa rumah di kampung itu takut jika terjadi badai sebab ombak makin besar menghantam rumah mereka.

Yopi mengatakan bahwa ia dan keluarganya tidak bisa tidur nyenyak jika terjadi angin kencang, terutama pada musim hujan seperti sekarang.

Karena itu, Yopi dan warga lainnya yang rumah mereka terdampak abrasi berharap kepada pemerintah untuk mencarikan solusi atas permasalahan yang mereka hadapi.

Wali Nagari Surantih, Amsuardi, mengatakan bahwa abrasi di Pasir Surantih terjadi sejak 2014. Sejak tahun itu hingga kini, katanya, abrasi sudah merobohkan 15 rumah.

Ia menginformasikan bahwa kini terdapat sepuluh rumah dan satu sekolah dasar yang terancam roboh akibat abrasi. “Dulu pemukiman warga berjarak 200-300 meter dari bibir pantai. Kini jaraknya tinggal 50 meter dari bibir pantai karena pantai terus dimakan abrasi,” ucapnya.

Mengenai sekolah yang kena abrasi, Amsuardi mengatakan bahwa sekolah tersebut ialah SDN 14 Surantih. Ia menginformasikan bahwa dinding kelas SD itu dihantam ombak kalau pasang besar.

Baca Juga

Viral Bocah Menangis Usai Terjatuh Jemput Ompreng MBG di Pessel, Mengaku Harus Ganti Rp80 Ribu Jika Hanyut

Rabu, 29 Jul 2026 | 10:04 WIB

Heboh, Bangunan Mirip Klenteng di Kawasan Pulau Cubadak Tuai Reaksi

Senin, 20 Apr 2026 | 17:30 WIB

Amsuardi menyatakan bahwa abrasi di Pasir Surantih tidak hanya mengancam rumah warga, tetapi juga mengancam jalan dan objek wisata pantai di sana. Ia mengungkapkan bahwa jika pasang besar, ombak sampai ke jalan menuju objek wisata. Menurutnya, kini jarak jalan dengan bibir pantai hanya 2 meter akibat pantai digerus abrasi.

Sementara itu, lanjut Amsuardi, di objek wisata pantai, yang terdapat banyak pohon pinus, ombak sudah merobohkan 20 pohon pinus. Ia menyebut bahwa hal itu mengancam keberadaan objek wisata tersebut karena objek wisata itu mengandalkan pohon pinus sebagai saya tarik dan tempat berteduh pedagang dan wisatawan.

“Kalau abrasi di Pasir Surantih tidak ditanggulangi, nanti semuanya habis dimakan abrasi,” ujarnya.

Amsuardi sudah sering melaporkan abrasi di Pasir Surantih kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Ia meminta pemerintah daerah untuk membuatkan batu grip untuk memecah ombak demi mencegah terjadinya abrasi.

“Sudah berganti-ganti bupati, tetapi batu grip tidak kunjung dibuat di pantai ini,” ujarnya.

Tags: Abrasi Ancam Rumah dan Bangunan Sekolah di PesselAbrasi PantaiPemkab Pessel

Berita Lainnya

Viral Bocah Menangis Usai Terjatuh Jemput Ompreng MBG di Pessel, Mengaku Harus Ganti Rp80 Ribu Jika Hanyut

Rabu, 29 Jul 2026 | 10:04 WIB

Heboh, Bangunan Mirip Klenteng di Kawasan Pulau Cubadak Tuai Reaksi

Senin, 20 Apr 2026 | 17:30 WIB

Tarif Masuk dan Parkir Pantai Carocok Painan Dikeluhkan Saat Libur Lebaran

Kamis, 26 Mar 2026 | 11:31 WIB
Jembatan Akar di Pessel

QRIS Diterapkan, Pemkab Pessel Kerjasama dengan Bank Nagari Kejar PAD Pariwisata Selama Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 | 11:09 WIB
Selanjutnya

Pj Wali Kota Padang Apresiasi Pelaksanaan Seleksi PPPK Tahap I

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara