SOLSEL, KLIKPOSITIF – Program satu Sapi satu Kepala Keluarga (KK) yang diusung oleh Pasangan Calon Bupati terpilih Khairunas Yulian Efi pada Pilkada Solok Selatan tahun 2020 lalu mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Kabag Prokomp (sebelumnya Humas) Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Selatan Firdaus Firman mengatakan bentuk dukungan dari pemerintah provinsi tersebut yakni mendukung dan menyetujui rencana pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus peternakan di Solok Selatan.
“Setelah di presentasikan oleh Pak Sekda, Program pembangunan Solsel ke depan, Program Satu Sapi Satu Keluarga ini dinilai sejalan dengan prioritas provinsi untuk lebih mengembangkan sektor pertanian, khususnya peternakan dan sektor pendidikan kejuruan di Sumatera Barat,” kata Firdaus
Sebelumnya Pj. Sekretaris Daerah Solok Selatan Doni Rahmat Samulo usai mengikuti rapat koordinasi Perencanaan Pembangunan Sumatera Barat bersama Pemprov dan kab/kota di auditorium gubernuran di Padang, Senin 8/3/21 mengungkapkan perihal dukungan terhadap program tersebut.
“Ya, setelah tadi kita paparkan ekspose pembangunan kita di sektor peternakan, Bapak Gubernur Sumbar Mahyeldi langsung memberikan dukungannya, dimana salah satu bentuk dukungan tersebut, Pemprov Sumbar akan segera memproses pendirian SMK Peternakan ataupun pengembangan SMK Pertanian yg telah ada di Solok Selatan,” ungkap Doni.
Menurutnya, keberadaan SMK peternakan ini nantinya tentu akan menghasilkan sumber daya manusia yang mumpuni dan mempunyai keterampilan di bidang peternakan.
“Lulusan SMK ini disamping bisa mendorong mereka untuk berwiraswasta, menjadi peternak yang handal dan menguasai di bidangnya juga bisa dimanfaatkan sebagai tenaga pendamping program 1 sapi satu kepala keluarga (KK) di Solok Selatan,” katanya
Program pendirian SMK Peternakan ini sangat tepat di Solok Selatan karena diharapkan mampu mendukung program kepala daerah terpilih nantinya, satu ekor sapi untuk satu kepala keluarga (KK).
“Dengan adanya SMK Peternakan ini diharapkan dapat mendukung kesuksesan salah satu program ekonomi kepala daerah terpilih nantinya, menjadikan Solsel sebagai daerah lumbung penghasil daging ternak,” harapnya.
Menyikapi dukungan Gubernur tersebut, OPD terkait di Solok Selatan akan segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan provinsi, sehingga bisa bisa direalisasikan segera sebagai bagian dari perencanaan tahun mendatang.
“Barusan langsung saya instruksikan Kadis Pendidikan Solsel untuk berkoordinasi dengan Pemprov, karena saat ini kebijakan untuk SMA/SMK merupakan urusan provinsi,” katanya.







