PARIAMAN, KLIKPOSITIF – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat produksi ikan tangkap di daerah itu pada 2021 mencapai 6.229 ton yang naik 25 ton dari 2020 yang tercatat 6.204 ton.
“Peningkatan produksi ikan tangkap di Pariaman tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan dan pemberian bantuan alat tangkap yang baik yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota,” kata DP3 Kota Pariaman, Dasril di Kota Pariaman, Rabu 6 April 2022.
Ia menyebutkan bantuan tersebut berupa kapal fiber, mesin, dan alat tangkap serta pelampung yang disalurkan melalui kelompok nelayan yang ada di Kota Pariaman.
Menurutnya penggunaan kapal fiber lebih menguntungkan dari pada kapal kayu kerena perawatan yang mudah.
Selain memberikan bantuan kapal, lanjutnya dari tahun ke tahun pemerintah juga memberikan bantuan mesin kapal dengan kekuatan secara bertahap semakin meningkat mulai dari 5 PK, 8 PK lalu 10 PK dan saat ini sudah 15 PK agar jangkauan nelayan mencari ikan semakin luas dan sejumlah keuntungan lainnya.
“Ketika hujan, ombak besar atau cuaca buruk nelayan dapat menyelamatkan diri karena kekuatan mesin kapalnya besar,” katanya.
Dikatakannya juga, meskipun produksi ikan tangkap di Kota Pariaman meningkat namun Pemerintah Kota Pariaman tetap mengupayakan membuat rumpon agar nelayan mudah menangkap ikan.
Ia merincikan produksi ikan tangkap di Kota Pariaman terbanyak berada di semester II yang mencapai 3.143,1 ton dengan bulan penangkapan tertinggi September dengan jumlah produksi 600,2 ton.
Sedangkan produksi ikan tangkap di Kota Pariaman pada semester I 3.086,2 ton dengan bulan produksi tertinggi terjadi pada Mei dengan jumlah produksi tangkap 547,6 ton.






