PASBAR, KLIKPOSITIF – Palang Merah Indonesia (PMI) Pasbar (Pasaman Barat) mengajak para donatur dari unsur swasta untuk berdonasi.
Donasi kali ini adalah untuk membangun unit rumah hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak gempa.
Ketua PMI Pasaman Barat, Risnawanto mengatakan sangat penting membangun rumah huntara untuk korban gempa di Kecamatan Talamau.
Pembangunan ini penting, mengingat masa tanggap darurat hanya dua minggu dan akan segera berakhir.
Ketika masa tanggap darurat berakhir, masyarakat akan meninggalkan camp pengungsian.
โSaya mengajak para calon donatur dari unsur swasta dan masyarakat peduli untuk bersama-sama berdonasi membangun hunian sementara ini,โ ajak Risnawanto.
Menurutnya, hunian sementara tersebut sudah mengacu pada standar Sphere.
Standar itu telah sesuai dengan standar World Health Organization (WHO) untuk penampungan sementara pengungsi.
โTerkait spesifikasi teknis hunian sudah layak, karena hunian yang akan dibangun sudah mengacu pada standar WHO,โ katanya.
Ia menerangkan untuk tahap awal membutuhkan sekitar 600 unit rumah huntara dari total kebutuhan sekitar 2.500 unit.
Untuk itu, pihak PMI menawarkan salah satu layanan pada lembaga kemanusiaan itu, yakni membangun huntara.
Sedangkan untuk rincian kebutuhan 1 unit rumah huntara adalah terpal ukuran 4×6, kayu ukuran 5×7 dan 4×6, paku, kawat pengikat dan bambu.
Risnawanto yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Pasaman Barat itu berharap ini bisa terlaksana dengan baik dan terukur.
โUntuk bahan terpal akan PMI sediakan, namun untuk kayu-kayuan dan material lain ini yang akan dipenuhi secara gotong royong,” ulasnya.
Sedangkan untuk pengerjaan huntara ini adalah masyarakat bersama TNI dan Polri serta para relawan.
Untuk sasaran pertama, kata dia, masyarakat terdampak yang rumahnya masuk dalam kategori rusak berat jadi priorotas.
Selain itu, kelompok masyarakat yang memiliki anak usia dini juga jadi prioritas.
โNantinya ketika pengungsi pulang ke pemukiman awal, mereka sudah memiliki tempat tinggal yang yang layak,” harapnya.
Pendataan Huntara
Koordinator Lapangan Tim Operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) PMI Pasbar, Rida Warsa, mengatakan saat ini para relawan sudah mendata kebutuhan huntara.
โSecara umum sistem kami sudah siap dan jika ada donatur yang ingin menyumbangkan dananya, sudah bisa melalui rekening donasi yang sudah kami sediakan, โ sebutnya.
Terkait biaya untuk setiap unit hunian, pihaknya menetapkan standar pembiayaan maksimal sebesar Rp 2,5 juta per unit.
Ini karena ada penambahan instalasi air bersih dan kamar mandi darurat yang layak dan mampu melindungi privasi masyarakat terdampak.
โSemoga hunian-hunian itu nantinya mampu menjadi penyangga sementara dalam upaya merawat generasi dan melindungi masyarakat terdampak dari timbulnya masalah sosial dan kemanusiaan lainnya pasca bencana gempa, โ tutupnya.
Bagi donatur yang berminat bisa mengirim bantuannya ke rekening BSI nomor 1170920216 atau ke Bank Nagari di nomor 1203.0210.05453-1.
Kedua rekening itu atas nama PMI Pasaman Barat.
Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi Dedi Ihram di nomor 0812 6747 3009 serta Rida warsa di nomor 0852 7451 1036.






