PADANG, KLIKPOSITIF – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (UID Sumbar) melaksanakan penanaman 9.000 bibit kelapa hibrida dalam rangka Program Desa Siaga Bencana Tahun 2025. Kegiatan tersebut ditandai dengan seremonial penyerahan sekaligus penanaman bibit yang dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Kota Padang.
Program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung ketahanan lingkungan dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor penghijauan dan ekonomi produktif.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas instansi, di antaranya Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBDK) Kementerian Sosial, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Masjid Raya Sumatera Barat, Polda Sumbar, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumbar, Basarnas, TVRI Sumatera Barat, serta Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang.
General Manager PLN UID Sumbar menyampaikan bahwa Program Desa Siaga Bencana merupakan program mandatory yang diinisiasi PLN Pusat dan dilaksanakan secara serentak oleh unit PLN di seluruh Indonesia.
“Melalui program ini, PLN tidak hanya menghadirkan keandalan listrik, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Penanaman bibit kelapa hibrida diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi penghijauan, mitigasi bencana, maupun peningkatan nilai ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Bibit kelapa hibrida dipilih karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana. Selain mendukung konservasi lingkungan, program ini juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun desa yang lebih tangguh dan mandiri.
PLN UID Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.






