KLIKPOSITIF – Bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) madrasah tahap I mulai diluncurkan Kementerian Agama.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag M Ishom Yusqi mengatakan, pencairan untuk 778.195 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan total anggaran mencapai Rp336 miliar.
“Alhamdulillah proses verifikasi dan validasi tahap I sudah selesai.” kata Ishom.
Ia menambahkan, sejak 23 April 2022, PIP untuk Madrasah Ibtidaiyah sudah mulai cair. Ada 778.195 siswa dengan jumlah anggaran Rp336.136.600.000.
“Verifikasi dan validasi data lebih dahulu ke satuan pendidikan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan,” imbuhnya.
Ishom mengatakan, untuk pencairan tahap I ini, ada 1.688.601 siswa penerima PIP madrasah.
Jumlah ini terdiri atas 778.195 siswa MI, 595.611 siswa Madrasah Tsanawiyah atau MTs (Rp315,875 miliar), dan 314.795 siswa Madrasah Aliyah atau MA (Rp251,458 miliar).
Jadi, total anggaran PIP Madrasah yang pada tahap I mencapai Rp903,470 miliar
“Untuk MTs dan MA, saat ini sedang proses pembuatan no rekening di bank penyalur, semoga tidak ada kendala teknis dan administratif dalam proses pencairan berikutnya,” jelas Ishom.
Kemenag telah mengalokasikan anggaran PIP untuk 2.005.065 siswa dengan total anggaran Rp1,302 triliun.
Sisanya akan cair pada tahap II setelah selesai proses verifikasi dan validasi.
Besaran PIP untuk MI adalah Rp450.000 per siswa, kecuali untuk kelas VI hanya setengahnya.
Untuk MTs, Rp750.000 per siswa, kecuali untuk kelas IX hanya setengahnya.
Sedang untuk MA, sebesar Rp1000.000 per siswa, kecuali untuk kelas XII hanya setengahnya.






