Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:27 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Pertanyaan Ini Tidak Bisa Dijawab UAS Didepan Orang Banyak, Apa Itu?

Mendengar pertanyaan Hasrul, UAS tertawa kecil dan sempat berpikir sejenak. Kemudian berkata, pertanyaan tersebut kelasnya profesor.

redaksi
Senin, 5 Okt 2020 | 12:28 WIB
Ustad Abdul Somad menyampaikan tausiyah di Kampus Unhas, Jumat 2 Oktober 2020

Ustad Abdul Somad menyampaikan tausiyah di Kampus Unhas, Jumat 2 Oktober 2020 (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Dalam sesi tanya jawab di Kampus Unhas, Dosen Fakultas Hukum Unhas Muhammad Hasrul bertanya ke Ustad Abdul Somad atau UAS. Kenapa UAS memilih berhenti menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau dosen di kampus UIN Suska Riau.

“Kenapa ustad mundur jadi dosen ? Apakah karena mengejar akhirat ?,” kata Hasrul.

Mendengar pertanyaan Hasrul, UAS tertawa kecil dan sempat berpikir sejenak. Kemudian berkata, pertanyaan tersebut kelasnya profesor.

“Saya tidak bisa jawab di depan orang banyak. Karena akan jadi fitnah. Saya akan jawab empat mata dengan Doktor Hasrul,” jawab UAS yang disambut tawa peserta.

UAS mengaku selalu mengajarkan bagaimana berislam tidak dipahami secara lugu. Mumpung tanda tangan gubernur, wali kota, menteri dan presiden masih berlaku, pergunakanlah untuk menolong agama Allah.

Kalau jadi dosen, kata UAS, bisa sentuh masyarakat sebagai pucuk pohon. Tapi akar juga harus kuat. Tempatnya ada di kampus.

“Saya keluar bukan untuk akhirat. Karena menjadi dosen juga bisa berselancar mengejar akhirat,” kata UAS.

“Adapun jawaban selanjutnya nanti kita empat mata,” tambah UAS.

Ketiga, kata UAS, yang harus disentuh adalah penguasa. Meski didekati ke jalan Allah. Kalau ada yang sanggup duduk jadi penguasa dianjurkan. Tapi kalau tidak sanggup, tempatkan orang yang layak.

Menurut UAS, semua hal ini bisa dilakukan ketika menjadi dosen.

“Seandainya kamu tahu doamu dikabulkan, berdoalah mendapatkan pemimpin yang adil. Karena satu pemimpin yang adil akan membawa manfaat untuk banyak orang,” ungkap UAS.

UAS mengatakan sudah sangat bersungguh-sungguh menjadi dosen. Karena dosen adalah impian UAS. Menempuh pendidikan mulai jenjang S-1, S-2, hingga S-3. Semua berhasil dilalui UAS dengan baik.

Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengaku sudah lama mengundang UAS hadir di Unhas. Tapi kesibukan dan jadwal UAS yang padat, sulit mengatur jadwal yang tepat untuk hadir di Unhas.

Padahal sudah minta bantuan ke sejumlah pejabat dan tokoh. Agar UAS bisa meluangkan waktu berkunjung ke Unhas. Dwia mengatakan, lebih susah mengundang UAS ketimbang Menteri.

Tapi tanpa diminta-diminta, tiba-tiba ada pesan kalau UAS mau berkunjung ke Unhas.

“Alhamdulillah ini luar biasa. Ini betul-betul rejeki, masya Allah,” ungkap Dwia.

“Saya awalnya tidak percaya. UAS yang mana ini,” tambah Dwia.

Dwia mengaku akan mendapat teguran dari sejumlah rekan-rekannya. Karena tidak memberikan informasi UAS akan datang.

Acara silaturahim terpaksa digelar terbatas. Untuk menghindari penularan Covid-19.

“Kami tidak mau ada klaster UAS atau klaster Unhas,” kata Dwia.

Ustad Abdul Somad atau biasa disapa UAS membawakan tausiyah di Kampus Unhas Tamalanrea, Jumat 2 Oktober 2020.

UAS hadir bersilaturahim dengan Rektor Unhas dan sejumlah Dekan Fakultas di Unhas. Masih dalam rangkaian peringatan dies natalis Unhas.

Baca Juga

Polda Sumbar dan UAS Luncurkan Gerakan “Sejuk ASRI”, Dukung Program Lingkungan Presiden

Senin, 16 Mar 2026 | 18:00 WIB
Ustadz Abdul Shomad

Ribuan Masyarakat Padati Tabligh Akbar UAS di Kota Solok, Himpun Donasi Rp500 Juta untuk Palestina

Minggu, 17 Des 2023 | 22:31 WIB

Tausiyah berlangsung pukul 15.30 Wita di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas. Menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

UAS memberikan tauziah sekitar 30 menit. Kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab.

Tags: ceramahNasionalUASUstadz Abdul Somad

Berita Lainnya

Polda Sumbar dan UAS Luncurkan Gerakan “Sejuk ASRI”, Dukung Program Lingkungan Presiden

Senin, 16 Mar 2026 | 18:00 WIB
Ustadz Abdul Shomad

Ribuan Masyarakat Padati Tabligh Akbar UAS di Kota Solok, Himpun Donasi Rp500 Juta untuk Palestina

Minggu, 17 Des 2023 | 22:31 WIB
Kuliah Umum di PNP, Abdul Somad Doakan Korban Erupsi Gunung Marapi

Kuliah Umum di PNP, Abdul Somad Doakan Korban Erupsi Gunung Marapi

Jumat, 15 Des 2023 | 16:28 WIB

IPSI Sumbar Buka Seleksi untuk Pra-PON Solo, Supardi: Menjaring Bakat-bakat di Luar Pantauan IPSI

Kamis, 10 Agu 2023 | 10:11 WIB
Selanjutnya
Kafe Viral di Pinggir Persawahan

Lagi Viral, Kafe Pinggir Sawah di Kamang Mudiak Agam

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara