Selasa, 30 Jun 2026 - 02:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Penyakit Kronis Ubah Pandangan Penderita tentang Produktivitas dan Makna Kesuksesan

Fitria Marlina
Senin, 29 Jun 2026 | 18:03 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Hidup dengan penyakit kronis tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga dapat mengubah cara seseorang memandang produktivitas, pencapaian, dan harga diri. Hal tersebut dialami oleh Katy, seorang perempuan yang didiagnosis menderita Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome (POTS) pada usia awal 20-an.

Sebelum didiagnosis, Katy mengaku terbiasa menjalani berbagai aktivitas dalam waktu bersamaan. Ia aktif bekerja, mengikuti berbagai proyek, menghadiri kegiatan sosial, serta senang mempelajari keterampilan baru. Baginya, kesuksesan selalu diukur dari banyaknya hal yang berhasil diselesaikan.

Namun, kondisi tersebut berubah setelah ia didiagnosis mengidap POTS, penyakit kronis yang memengaruhi tingkat energi, konsentrasi, daya tahan fisik, serta kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari. Akibatnya, berbagai kegiatan yang sebelumnya dianggap sederhana kini membutuhkan usaha dan energi yang jauh lebih besar.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa POTS dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Gejala penyakit ini diketahui memengaruhi pekerjaan, pendidikan, hubungan sosial, hingga aktivitas rutin sehari-hari.

Menurut Katy, tantangan terbesar bukan hanya menghadapi gejala penyakit, tetapi juga menyesuaikan diri dengan budaya yang menilai produktivitas sebagai ukuran utama keberhasilan. Ia menilai kehidupan dengan penyakit kronis menuntut cara baru dalam mengelola waktu, energi, dan ekspektasi.

Kajian sistematis yang diterbitkan pada 2016 terhadap 110 penelitian mengenai penyakit kronis juga menemukan bahwa para pasien harus terus menyeimbangkan kebutuhan perawatan kesehatan, pengobatan, pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan aktivitas sehari-hari. Para peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisiknya, tetapi juga oleh besarnya upaya yang diperlukan untuk mengelola penyakit tersebut.

Katy mengungkapkan bahwa meskipun kondisinya sempat membaik, aktivitas sederhana seperti berdiri dalam antrean, menghadiri acara sosial, berolahraga, berkonsentrasi saat bekerja, hingga mengerjakan pekerjaan rumah tetap memerlukan energi yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga

Enam Strategi Efektif Mengelola Kecemasan Jangka Panjang

Senin, 29 Jun 2026 | 18:36 WIB

Penelitian Ungkap Peran Kesehatan Usus dalam Mendukung Penurunan Berat Badan

Senin, 29 Jun 2026 | 13:59 WIB

Meski demikian, ia mengaku masih sering menilai dirinya dengan standar produktivitas yang dimilikinya sebelum jatuh sakit. Sebagai penderita penyakit yang tidak selalu terlihat secara fisik, ia kerap berusaha menyembunyikan gejalanya dan memaksakan diri untuk tetap beraktivitas. Akibatnya, kondisi tubuhnya sering kali memburuk atau mengalami kekambuhan setelah beraktivitas.

Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa produktivitas tidak selalu dapat dijadikan tolok ukur nilai seseorang. Bagi penyandang penyakit kronis, kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi kesehatan merupakan bagian penting dari upaya menjaga kualitas hidup.

Tags: HealthKerja

Berita Lainnya

Enam Strategi Efektif Mengelola Kecemasan Jangka Panjang

Senin, 29 Jun 2026 | 18:36 WIB

Penelitian Ungkap Peran Kesehatan Usus dalam Mendukung Penurunan Berat Badan

Senin, 29 Jun 2026 | 13:59 WIB

Mitos atau Fakta Jus bayam Menyebabkan Batu Ginjal?

Senin, 29 Jun 2026 | 09:16 WIB

Suka Makan Telur Rebus? Ini Manfaatnya untuk Penurunan Berat Badan

Senin, 29 Jun 2026 | 08:43 WIB
Selanjutnya

Enam Strategi Efektif Mengelola Kecemasan Jangka Panjang

Tinggalkan komentar
Classy FM
iklan menara agung kotak
Iklan Pln Klikpositif

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara