Rabu, 09 Sep 2026 - 06:35 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pengamat Pendidikan Nilai Dunia Pendidikan Harus Menghargai Keberagaman yang Ada

Menurut saya, kita harus bisa menjaga rasa persatuan di tengah perbedaan yang ada, karena kita ini negara yang multi budaya, ras dan agama

redaksi
Rabu, 27 Jan 2021 | 12:42 WIB
ilustrasi

ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF– Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Padang (UNP) angkat bicara terkait permasalahan dugaan pemaksaan menggunakan jilbab bagi siswi non muslim di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang.

“Saya kemarin itu suduah konfirmasi kepada Kepala Dinas pendidikan, apakah ada regulasi dan aturan terkait hal tersebut, katanya tidak ada aturannya,” kata Rektor UNP, Ganefri saat dihubungi klikpositif.com, Rabu 27 Januri 2021.

Menurutnya, jika tujuan sekolah untuk menyeragamkan siswa itu sebenarnya boleh saja, tetapi tetap harus menghargai keberagaman yang ada.

“Menurut saya, berseragam itu boleh saja, tapi kita harus menghargai perbedaan dan tidak boleh dipaksakan,” lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk aturan menggunakan jilbab bagi siswi itu hanya diwajibkan kepada yang muslim saja, sementara untuk non muslim hanya menyesuaikan.

Baca Juga

OlympiAR 2026 Dorong Mahasiswa Sumatra Berani Berkompetisi dan Siap Hadapi Dunia Industri

Selasa, 8 Sep 2026 | 21:15 WIB

Pemerintah dan UNP Perkuat UMKM Kuliner Melalui MASAMO 2026

Senin, 7 Sep 2026 | 11:12 WIB

“Menurut saya, kita harus bisa menjaga rasa persatuan di tengah perbedaan yang ada, karena kita ini negara yang multi budaya, ras dan agama,” lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, seorang siswi non muslim di SMKN 2 Padang diduga dipaksa menggunakan jilbab oleh pihak sekolah dengan berdalih aturan yang dibuat oleh pihak sekolah.

Tags: daerahNasionalUnp

Berita Lainnya

OlympiAR 2026 Dorong Mahasiswa Sumatra Berani Berkompetisi dan Siap Hadapi Dunia Industri

Selasa, 8 Sep 2026 | 21:15 WIB

Pemerintah dan UNP Perkuat UMKM Kuliner Melalui MASAMO 2026

Senin, 7 Sep 2026 | 11:12 WIB

UNP dan Semen Padang Berbagi Pengetahuan soal Riset Pengelolaan Suku Cadang Industri

Rabu, 2 Sep 2026 | 14:57 WIB

UNP Jajaki Kerjasama dengan Pelaku Industri dan Tani di Solok

Rabu, 2 Sep 2026 | 11:10 WIB
Selanjutnya
Vaksin Sinovac

1.880 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Pariaman

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara