Sabtu, 07 Nov 2026 - 09:43 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Peristiwa

Pendaki Asal Pekanbaru Terjatuh di Gunung Marapi

korban mengalami luka robek di bagian tumit dan sakit pada pinggang akibat terbentur batuan cadas

redaksi
Minggu, 10 Feb 2019 | 23:57 WIB
Gunung Marapi

Gunung Marapi (KLIKPOSITIF)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Seorang pendaki asal Pekanbaru dilaporkan terjatuh di Gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (10/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Nahasnya, pria tersebut terjatuh hingga di kawasan cadas gunung berapi aktif tersebut.

Beruntung, pendaki yang diketahui bernama Ari (27) tersebut tidak mengalami nasib buruk. Dia hanya mengalami luka robek di bagian tumit dan sakit pada pinggang akibat terbentur batuan cadas.

Baca Juga

Gunung Marapi Erupsi Jelang Siang, Warga Diimbau Waspadai Lahar saat Hujan

Rabu, 4 Nov 2026 | 12:00 WIB

Gunung Marapi Erupsi Besar Pagi Ini, Kolom Abu Setinggi 1.600 Meter

Senin, 9 Mar 2026 | 09:25 WIB

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra menyebut, saat ini tim tengah melakukan evakuasi terhadap korban. “Tidak ada korban jiwa, pendaki yang terjatuh hanya luka, sekarang sedang dievakuasi,” katanya kepada wartawan.

Dia menyebut, jatuhnya pendaki tersebut bermula saat korban bersama enam orang rekannya mulai mendaki pada Jumat (8/2) malam. Semuanya pun sudah melapor ke pos Gunung Marapi sebelum mendaki.

Kemudian, tambah Robi, pada Minggu pagi, timnya mendapat laporan dari salah seorang pendaki bernama Abrar yang merupakan rekan dari korban serta Polsek X Koto. Disebutkan jika korban terjatuh di cadas dekat tugu Abel pada Sabtu malam.

Setelah mendapat laporan tersebut, Kanit Intelkam Polsek X Koto bersama piket SPK langsung menuju Pos Lapor Gunung Marapi dan berkoordinasi dengan Petugas Pos Lapor.

Mendapatkan informasi tersebut langsung menurunkan 10 personel Tim Basarnas 50 Kota, 10 personel BRT dan empat Petugas Pos Gunung Marapi.

“Kita telah melakukan evakuasi menggunakan tandu terhadap korban dan sampai saat ini tim evakuasi dalam perjalanan turun dari Gunung Marapi,” tutup Robi. (*)

Tags: Gunung MarapiPeristiwa

Berita Lainnya

Gunung Marapi Erupsi Jelang Siang, Warga Diimbau Waspadai Lahar saat Hujan

Rabu, 4 Nov 2026 | 12:00 WIB

Gunung Marapi Erupsi Besar Pagi Ini, Kolom Abu Setinggi 1.600 Meter

Senin, 9 Mar 2026 | 09:25 WIB

Gunung Marapi Kembali Erupsi Pagi Ini

Rabu, 14 Jan 2026 | 10:28 WIB

Bikin Ngeri, Gunung Marapi Erupsi Setinggi Lebih dari 1 Kilometer

Selasa, 27 Mei 2025 | 09:18 WIB
Selanjutnya
Siput laut naga biru.

Bahaya! Jangan Pegang Hewan Cantik Ini Jika Bertemu di Laut

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara