Rabu, 09 Sep 2026 - 14:50 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Pemerintah Disebut Tak Serius Larang Mudik, Pengamat: Terlalu Banyak Pengecualian

"Cabut saja semua aturan mudik yang sudah dibuat, karena nanti terlalu banyak dispensasi yang diminta," kata dia.

redaksi
Senin, 26 Apr 2021 | 12:53 WIB
ilustrasi (mudik)

ilustrasi (mudik) (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Pemerintah dinilai tidak serius dalam menerapkan pelarangan mudik. Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menyebut jika pemerintah memberikan banyak kompensasi kepada segelintir pihak dalam larangan mudik tersebut.

Padahal, banyak operator transportasi yang mulai menaati peraturan larangan mudik tersebut, tetapi adanya dispensasi tersebut membuat operator berubah pikiran. “Banyak pihak sudah sepakat, sampai-sampai pengusaha bus yang terdampak besar mau mentaati pemerintah. Justru sekarang tiba-tiba ada permintaan dispensasi dari penguasa,” ujar Djoko dilansir dari Suara.com Senin (26/4/2021).

Menurut Djoko, jika pemerintah memberikan dispensasi, maka banyak pihak penguasa yang juga meminta dispensasi tersebut. “Nanti akan banyak pihak yang meminta dispensasi. Bayangkan saja jika nanti Ketua MPR, Ketua DPR serta para ketua partai minta dispensasi. Apa gunanya aturan yang sudah dibuat susah-susah,” ucap Djoko.

Djoko menyarankan, jika memang banyak dispensasi yang diberikan pada larangan mudik, maka seharusya pemerintah mencabut aturan tersebut. “Cabut saja semua aturan mudik yang sudah dibuat, karena nanti terlalu banyak dispensasi yang diminta,” kata dia.

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menilai perlu adanya keringanan atau dispenasi untuk para santri yang hendak pulang ke rumah usai pemerintah melarang warga mudik Lebaran 2021. Karena itu, ia berharap ada kompensasi yang diberikan dari setiap daerah kepada santri-santri yang akan masuk ke wilayahnya.

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengungkapkan kalau biasanya para santri itu melakukan beragam kajian di pondok pesantren selama bulan ramadan berlangsung. Setelah selesai, para santri itu pun akan pulang ke rumahnya masing-masing. Namun, rencana santri tersebut bakal terhalang dengan keputusan pemerintah yang melarang masyarakat untuk mudik.

“Oleh sebab itu, hal ini perlu ada semacam dispensasi,” kata Masduki dalam video yang diterima Suara.com, Jumat (23/4/2021).

Ma'ruf disebutkan Masduki meminta supaya dispensasi itu bisa diberikan kepada santri supaya mereka tidak dikenakan aturan-aturan ketat perihal larangan mudik. Masduki pun mencontohkan dengan Provinsi Jawa Timur yang sudah memberikan kelonggaran pada para santri yang hendak pulang ke rumahnya.

Baca Juga

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

PLN UID Sumbar Pastikan Kesiapan SPKLU di Wilayah Sumatera Barat di Lebaran Idul Fitri 1447 H, Mudik Kian Nyaman Pakai EV

Kamis, 19 Mar 2026 | 21:09 WIB

Langkah Provinsi Jawa Timur tersebut diharapkannya juga diikuti oleh Jawa Barat, Jawa Tengah ataupun daerah-daerah lainnya. Kalau memang diperlukan, Ma'ruf juga meminta kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk membuat surat secara khusus untuk memperlancar permohonan dispensasi tersebut.

“Supaya ada dispensasi, itu penting agar santri yang pulang belajar, bisa pulang bertemu dengan orang tuanya dengan lancar,” pungkasnya.

Tags: coronaLebaranMudikNasionalPandemiPemerintahRamadan

Berita Lainnya

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

PLN UID Sumbar Pastikan Kesiapan SPKLU di Wilayah Sumatera Barat di Lebaran Idul Fitri 1447 H, Mudik Kian Nyaman Pakai EV

Kamis, 19 Mar 2026 | 21:09 WIB

Meriah dan Penuh Harapan di Ramadan, PLN UID Sumbar Lepas Peserta Mudik Nyaman Bersama 2026 Rute Padang–Palembang

Kamis, 19 Mar 2026 | 07:36 WIB

Jalur Malalak Tak Bisa Dilalui Selama Musim Mudik 2026

Selasa, 17 Mar 2026 | 07:21 WIB
Selanjutnya
Kucing

Kucing Perliharaan Positif Covid-19, Peneliti Cari Tahu Jika Hewan Peliharaan Bisa Infeksi Manusia

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara