Padang, Klikpositif – Pengerjaan ruas jalan nasional Lubuk Selasih – Surian, Kabupaten Solok masih terkendala pembebasan lahan rumah masyarakat. Tercatat 142 unit rumah masih perlu pembebasan agar perluasan jalan bisa dilakukan sesuai standar dan perencanaan.
Hal itu disampaikan Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu ketika rakor Perencanaan Pembangunan Fly Over Padang Luar dan Pengadaan Tanah Paket Pekerjaan Preservasi Jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Aia Dingin) bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Jumat (5/6/2026) di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat.
“Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengadaan tanah dapat berjalan dengan baik, sehingga pembangunan jalan strategis ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Solok.
Ruas jalan nasional Lubuk Selasih-Surian merupakan denyut nadi perkonomian masyarakat di Kabupaten Solok. Jalur ini menjadi akses utama distribusi hasil pertanian dan dan jalur wisata Alahan Panjang, serta penghubung dengan Solok Selatan. Kondisi jalan masih sempit dan sering longsor menjadi kendala.
Sementara itu, Andre Rosiade menyampaikan, pihaknya telah memperjuangkan dan menyediakan anggaran sebesar Rp220 miliar untuk pembangunan ruas jalan Lubuk Selasih–Surian (Kawasan Aia Dingin). Pembangunan jalan tersebut harus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan, termasuk lebar badan jalan mencapai 11 meter.
Andre Rosiade juga meminta agar proses pembebasan lahan dapat segera diselesaikan, mengingat pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu proyek strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, percepatan pengadaan tanah menjadi kunci agar pelaksanaan pekerjaan fisik tidak mengalami kendala dan target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
“Kami berharap seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat dalam menyelesaikan pembebasan lahan sehingga pembangunan ruas jalan Lubuk Selasih–Surian dapat berjalan lancar dan ditargetkan selesai pada tahun 2027,” tegas Andre Rosiade.






