Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Internasional

Pastor Ini Ramal Bumi Akan Ditabrak Asteroid 21 Desember 2020

Paul Begley telah dikenal karena klaim dan ramalannya soal kiamat. Peringatan terakhirnya menyebut bahwa kiamat akan menyerang pada 21 Desember 2020.

redaksi
Kamis, 17 Des 2020 | 11:57 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Tak terhitung sudah berapa kali orang-orang meramalkan tentang hari kiamat di bumi. Salah satu ramalan yang bikin gaduh yaitu ramalan Suku Maya bahwa kiamat terjadi 21 Desember 2012.

Beruntungnya ramalan itu meleset. Namun demikian, orang meramalkan kiamat di bumi tak juga berhenti. Paling baru disampaikan oleh seorang Pastor bernama Paul Begley di Channel Youtubenya.

Paul Begley mengatakan kiamat terjadi pada 21 Desember 2020, artinya empat hari lagi bumi akan habis karena ditabrak asteroid.

“2021 itu nihil. Dunia akan habis di tahun ini,” ujar Paul dilansir laman Daily Star, baru-baru ini.

Menurut dia, dua planet akan sejajar saat titik balik matahari musim dingin dimulai dan menandai akhir hari.

Paul Begley telah dikenal karena klaim dan ramalannya soal kiamat. Peringatan terakhirnya menyebut bahwa kiamat akan menyerang pada 21 Desember 2020.

Namun klaim itu gagal total. Ia lantas merevisi teorinya, setelah dihitung-hitung ternyata tanggal 21 Desember 2021 merupakan waktu yang tepat sesuai perhitungan kalender Maya.

Dia juga mengungkit soal orbit planet jupiter dan saturnus sebagai alasan di balik semua risetnya.

“Orbit Jupiter dan Saturnus berarti mereka membentuk fenomena 'planet ganda' di langit pada 21 Desember 2020,” katanya.

Ini akan menjadi 'konjungsi' pertama dari keduanya sejak tahun 1623 ungkap kata Begley.

Dan secara kebetulan, tanggal tersebut adalah awal titik balik matahari musim dingin, yang berarti ada tiga 'peristiwa kenabian' yang terjadi pada waktu yang sama.

Tapi ini bukan pertama kalinya para ahli teori konspirasi menggunakan kalender Maya untuk menunjukkan akhir zaman.

Kembali pada 2012, dimana banyak yang memperingatkan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember, saat kalender habis. Namun jelas kiamat tidak pernah terjadi.

Namun menurut Begley, tanggal sebenarnya delapan tahun kemudian dan hanya akan berlangsung beberapa hari sebelum Natal.

“Suku Maya sekarang mengatur ulang dan mengatakan ini pasti bisa jadi akhir dunia (kiamat). Mereka mungkin telah membuat kesalahan,” katanya.

Baca Juga

Korban Jiwa Diperkirakan Terus Meningkat Akibat Badai di Libya

Kamis, 14 Sep 2023 | 10:47 WIB

IPSI Sumbar Buka Seleksi untuk Pra-PON Solo, Supardi: Menjaring Bakat-bakat di Luar Pantauan IPSI

Kamis, 10 Agu 2023 | 10:11 WIB

Tak hanya itu, ia juga menyebut bahwa Suku Maya sempat membuat kesalahan pada prediksi kiamat sebelumnya.

“Ya, jelas ada kesalahan pada 21 Desember 2012, jadi mereka berkata mungkin hari ini akan menjadi akhir dunia. Selama pertemuan besar ketika Jupiter dan Saturnus berada dalam jarak 0,1 derajat satu sama lain dan menciptakan bintang paling terang di langit sejak bintang Betlehem.”

Dia menambahkan bahwa kali ini akan menjadi Jupiter dan Saturnus terdekat sejak 1623 dan bahkan tidak akan sedekat itu lagi selama 500 tahun lagi.

“Jadi ini sangat langka dan akan terjadi pada titik balik matahari musim dingin.”

Namun, Begley sebelumnya telah mengumumkan nubuatnya yang belum cukup berhasil. Dia mengatakan gerhana matahari annular adalah 'tanda tertentu' dari akhir zaman, pada 21 Juni.

Tags: AsteroidInternasionalkiamatNasionalRamalan

Berita Lainnya

Korban Jiwa Diperkirakan Terus Meningkat Akibat Badai di Libya

Kamis, 14 Sep 2023 | 10:47 WIB

IPSI Sumbar Buka Seleksi untuk Pra-PON Solo, Supardi: Menjaring Bakat-bakat di Luar Pantauan IPSI

Kamis, 10 Agu 2023 | 10:11 WIB

Sebuah ‘Tower Crane’ Terbakar di New York dan Menghantam Gedung di Sebelahnya

Kamis, 27 Jul 2023 | 16:06 WIB

Tren Masyarakat Cina Hari Ini, Kurangi Belanja dan Banyak Menabung

Senin, 24 Jul 2023 | 14:39 WIB
Selanjutnya
KPU Pessel Usai Penetapan Suara Pilkada Pessel

KPU Pessel Tetapkan RA-Rudi Pemenang Suara Terbanyak di Pilkada Pessel, Petahana Tumbang Dengan 86 Ribu Suara

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara