Rabu, 09 Sep 2026 - 14:36 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Pasar Ternak Muaro Paneh Solok Kembali Dibuka, 7 Ekor Sapi Ditolak, Minat Beli Masyarakat Menurun

Harga Sapi Turun Hingga Rp1,5 juta

Syafriadi
Senin, 13 Jun 2022 | 20:31 WIB
Aktivitas pasar ternak Muaro Paneh Solok pasca dibuka kembali.(Klikpositif)

Aktivitas pasar ternak Muaro Paneh Solok pasca dibuka kembali.(Klikpositif)

Share on FacebookShare on Twitter

Solok, Klikpositif – Petugas menerapkan pemeriksaan ketat terhadap ternak yang hendak masuk ke pasar Muaro Paneh Solok pada minggu pertama buka pasca penutupan beberapa waktu lalu. Ternak yang mengidap gejala penyakit menular ditolak masuk pasar.

Data petugas di Pasar Muaro Paneh Solok, setidaknya ada 7 ekor sapi yang terpaksa ditolak masuk pasar. 4 ekor diantaranya memiliki gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sementara 3 ekor lainnya mengidap penyakit infeksi kulit, Lumpy Skin Desease (LSD).

“Dari pemeriksaan petugas, sapi-sapi tersebut mengidap gejala penyakit menular. Ada sapi dari daerah Solok, dan juga dari Pesisir Selatan,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Kenedy Hamzah, Senin (13/6/2022).

Ia menjelaskan, sebelum masuk pasar, ternak harus melewati pemeriksaan. Petugas melakukan pemeriksaan dokumen ternak dan juga kondisi kesehatan. Hal itu untuk mencegah penularan penyakit, terutama PMK dan jenis lainnya.

“Mobilisasi ternak ke Pasar Muaro Paneh Solok pasca penutupan beberapa waktu lalu mulai kembali normal. Pedagang sudah memasukkan ternak sehari jelang hari pasar, hingga Senin Pagi,” terangnya.

Salah seorang pedagang sapi, Analdi menyambut positif dibukanya kembali Pasar Ternak Muaro Paneh. Menurutnya, penutupan beberapa waktu lalu cukup berdampak pada perkembangan para pedagang.

“Kami sangat senang bisa berjualan kembali. Kalau soal pemeriksaan ternak, kami juga mendukung. Tidak ada masalah, itu juga untuk kebaikan bersama,” terangnya.

Baca Juga

Bersama Apkasi, Bupati Solok Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kabupaten Sikka NTT

Minggu, 6 Sep 2026 | 21:39 WIB

Maulid Nabi, Bupati Solok Ajak ASN Teladani Rasulullah

Senin, 31 Agu 2026 | 18:19 WIB

Minat Beli Masyarakat Menurun

Sejumlah pedagang di Pasar Muaro Paneh, Kabupaten Solok, Sumatra Barat mengeluhkan turunnya minat beli masyarakat terhadap ternak sapi. Bahkan, transaksi jual beli ditaksir turun hingga 50 persen.

Menurut pedagang, menurunnya minat beli masyarakat akibat Wabah Penyakit Mulut dan Kukupenurunan minat beli masyarakat dipicu wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sejak beberapa waktu terakhir.

“Biasanya, jelang Zuhur sudah banyak mobil yang berangkat membawa ternak hasil jual beli di Pasar Muaro Paneh, sekarang sangat jarang, bahkan bisa dihitung jari,” kata pedagang sapi asal Solok, Bustamar.

Rendahnya minat beli dipicu adanya wabah PMK. Masyarakat peternak enggan membeli sapi lantaran takut sapi ternak mereka ikut tertular penyakit.

Rendahnya minat beli masyarakat berimbas pada harga sapi di Pasar Muaro Paneh Solok. Rata-rata harga sapi turun dari kisaran Rp1-1,5 juta per ekornya. Harga sapi yang sebelumnya dijual Rp16 juta, turun menjadi Rp15 juta.

“Walaupun harga sapi sudah turun, pembeli sapi tetap sepi. Omzet pedagang rata-rata turun hingga 50 persen dibanding sebelumnya. Kami berharap, kondisi kembali normal dan ekonomi peternak dan pedagang kembali membaik,” tutupnya.

Tags: Kabupaten SolokPasar ternak Muaro Paneh SolokWabah PMK

Berita Lainnya

Bersama Apkasi, Bupati Solok Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Kabupaten Sikka NTT

Minggu, 6 Sep 2026 | 21:39 WIB

Maulid Nabi, Bupati Solok Ajak ASN Teladani Rasulullah

Senin, 31 Agu 2026 | 18:19 WIB

Samba Hitam dan Dua Seni Tradisi Kabupaten Solok Masuk Warisan Budaya Takbenda

Sabtu, 29 Agu 2026 | 17:49 WIB

Kerja Nyata JFP-Candra, Rp54,78 Miliar Anggaran Dialokasikan Untuk Pulihkan Sektor Pertanian

Jumat, 28 Agu 2026 | 23:15 WIB
Selanjutnya
Foto bersama dengan pencipta lagu Sumbar, B. Andoeska bersama DPRD Sumbar dan Wakil Gubernur

Sumbar Resmi Memiliki Lagu, Diharap Menumbuhkan Rasa Cinta Daerah

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara