SOLSEL, KLIKPOSITIF- Setelah sebelumnya pada tahun 2022 yang lalu Pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S) Pak Datuak dipercaya melatih sebanyak 32 orang calon Barista, tahun 2023 ini P4S Pak Datuak kembali dipercaya melatih sebanyak 16 orang calon barista oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan.
“Kegiatan ini meliputi pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi guna menciptakan tenaga kerja profesional atau melahirkan wirausaha baru khususnya dalam meracik kopi ataupun teh”, kata Ketua P4S Pak Datuak Attila Madjidi
Attila Madjidi yang juga duta petani andalan nasional sekaligus pemerhati kopi dan teh Sumatera Barat ini mengungkapkan sesuai dengan perkembangan zaman, materi Pelatihan untuk barista saat ini adalah pelatihan komplit hulu hilir baik kopi maupun teh.
“Barista saat ini tidak sekedar meracik minuman tetapi harus menguasai dan memahami hulu-hilir bahan minuman yang diraciknya tersebut, misalnya kopi. Sekarang para penikmat kopi kwalitas premium tidak segan bertanya proses mulai dari siapa yang menanam hingga kopi sampai dihadapan penikmat kopi tersebut”, katanya.
Ha itu katanya, dipicu tingginya kesadaran masyarakat terhadap kwalitas barang yang akan dikonsumsi agar tidak terpapar oleh sejumlah penyakit akibat dari mengkonsumsi bahan minuman yang tidak jelas asal-usulnya.
Dia melanjutkan untuk mendapatkan kopi kwalitas premium itu di mulai dari proses tanam, lokasinya dimana, berapa mdpl, perawatannya seperti apa, sampai kopi tersebut di panen.
Setelah kopi di panen, sampai kepada prosesor kopi yang melakukan pengolahan buah siap panen atau cerry menjadi green bean sesuai selera penikmat kopi, sampai ke master roasterry yang melakukan roasting atau sangrai sesuai permintaan konsumen apakah light, medium, atau dark, baru sampai ke Barista.
Barista bertugas meracik dan menyeduh kopi baik menggunakan mesin maupun secara manual sebelum diserahkan kepada penikmat kopi.
“Jika penikmat kopi mengacungkan jempol setelah meminum kopi tersebut artinya semua proses pada tahapan tadi berjalan dengan baik, begitupun teh, untuk mendapatkan teh kwalitas premium juga melewati proses tahapan yang tidak jauh berbeda dengan kopi,” katanya







