Rabu, 21 Okt 2026 - 18:14 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Motif, Benang dan Ingatan, Komunitas Seni Sarueh Terbitkan Katalog Sulaman Nagari Balai Gurah

redaksi
Kamis, 2 Apr 2026 | 09:14 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

AGAM, KLIKPOSITIF – Pengetahuan sulaman Nagari Balai Gurah, Kabupaten Agam, yang selama ini hidup di tangan para penyulam dan diwariskan secara lisan, kini memiliki catatan tertulisnya sendiri. Komunitas Seni Sarueh menerbitkan buku katalog sulaman Nagari Balai Gurah setelah melalui proses riset dan penyusunan sejak Februari dan akan diproses hasilnya pada Agustus 2026.

Ketua Komunitas Seni Sarueh Fandi Pratama mengatakan penyusunan katalog ini merupakan bagian inisiasi baru dalam rangkaian Matakain Kultural Ekspo II. Dia menjelaskan proses penyusunan katalog diawali dengan riset dan wawancara bersama para narasumber sulaman di Balai Gurah, di antaranya Essy Hariya, Lukluul Jannah, Desiana, Rahmatul Khair, dan sejumlah narasumber lainnya.

β€œTim periset akan menggali cerita tentang siapa saja pelaku sulaman, ragam motif yang dikenal, teknik yang digunakan, hingga berbagai hal lain yang berkaitan dengan sulaman. Riset ini tidak hanya bertujuan mencatat apa yang tampak pada kain. Tim juga berupaya menelusuri bagaimana pengetahuan sulaman Balai Gurah diwariskan selama ini, dari siapa para penyulam belajar, dengan cara apa, dan kepada siapa keterampilan itu kemudian diturunkan. Pertanyaan ini penting, sebab di Minangkabau sulaman tumbuh sebagai pengetahuan perempuan yang hidup dalam keseharian dan jarang dicatat,” kata Fandi, Sabtu, 02/04.

Baca Juga

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB

Dia menjelaskan seluruh temuan dari wawancara kemudian diolah dan disusun menjadi katalog yang memuat ragam motif dan teknik sulaman Nagari Balai Gurah, disertai informasi tentang para pelakunya. Fandi mengatakan katalog ini lahir dari kesadaran bahwa banyak pengetahuan sulaman di Balai Gurah berisiko hilang jika tidak segera didokumentasikan.

β€œSelama ini pengetahuan sulaman di Balai Gurah lebih banyak tersimpan dalam ingatan dan keterampilan tangan para penyulam. Kalau tidak dicatat, pelan-pelan bisa hilang. Katalog ini adalah upaya kecil kami untuk merekamnya, supaya generasi berikutnya punya pegangan untuk belajar,” ujar Fandi.

Menurutnya katalog ini bukan titik akhir. Ia berharap buku tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi riset, pengembangan motif, maupun kegiatan pembelajaran sulaman selanjutnya di Balai Gurah. Bagi para penyulam, proses ini menjadi pengalaman tersendiri. Desiana, salah seorang penyulam yang diwawancarai, mengaku senang pengetahuan yang ia miliki akhirnya mendapat perhatian.

β€œSelama ini kami menyulam saja, tidak pernah terpikir bahwa apa yang kami kerjakan perlu dicatat. Ketika ditanya tentang motif, tentang bagaimana kami belajar dulu, saya jadi sadar bahwa ini pengetahuan yang berharga. Saya bangga sulaman kami sekarang ada bukunya,” tuturnya.

Ia juga berharap katalog ini dapat sampai ke tangan anak-anak muda di Balai Gurah. β€œMudah-mudahan anak-anak kita bisa membacanya, lalu tertarik untuk belajar menyulam. Kami yang tua-tua ini siap mengajarkan,” katanya.

Kehadiran katalog ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap para penyulam Balai Gurah. Nama dan pengetahuan mereka, yang selama ini jarang tercatat, kini tercantum sebagai bagian penting dari sejarah sulaman nagari tersebut.

Tags: Agambalai gurahBudayaSenisulaman

Berita Lainnya

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB
Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam sudah mencapai 55 Persen (Tim Media Satgas PRR)

Kucurkan Anggaran Rp 3,53 Miliar dari TKD Tambahan, Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam Capai 55 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 | 20:50 WIB

Agam Percepat Pembangunan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Rabu, 14 Okt 2026 | 19:31 WIB
Selanjutnya

HUT ke-125, Pegadaian Tebar Kepedulian Lewat Program Pegadaian Berbagi di 10 Wilayah

Tinggalkan komentar
Sumatera Pulih

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara