PADANG, KLIKPOSITIF – Merdeka Belajar yang dicanangkan pemerintah beberapa tahun terakhir memberikan warna baru dalam pendidikan di Indonesia. Hal itu terlihat dari realita di lapangan bagaimana peserta didik yang sebelumnya hanya “menerima” saja apa yang diberikan guru, kini berubah menjadi pihak yang “memberikan” apa yang diinginkan guru dalam pendidikannya.
“Memberikan” memberi makna bahwa siswa harus banyak membaca dan menggali sendiri pembelajaran yang dilakukan dalam kehidupann sehari-hari, tak hanya di sekolah, namun juga di lingkungan mereka.
Yanti, salah seorang walimurid di Kota Padang, Sumatera Barat mengatakan, ini tantangan tersendiri bagi diriya sebagai orang tua dan juga anaknya.
“Tantangannya tidak hanya pada anak, namun juga bagi orang tua yang mau tak mau juga harus paham saat memberikan bimbingan kepada anaknya dalam belajar,” katanya di Padang, 3 April 2023.
Ia mengatakan, ini menjadi kunci yang baik dalam memberikan gambaran soal budaya belajar yang baik, dimana si anak juga diminta kritis dan berpikir lebih soal suatu mata pelajaran. “Tentunya ini tidak bisa dilakukan dalam sehari, namun terus menerus dengan membangun budaya belajar yang baik, sehingga bisa memberikan gambaran bagus, termasuk dalam merdeka berbudaya dalam belajar,” terangnya.
Menurutnya dengan adanya Merdeka Belajar juga menjadi jalan yang beriring dengan Merdeka Budaya yang dicanangkan pemerintah. “Sehingga ini bisa menjadi hal yang beriringan jalan, dimana tak hanya satu tujuan yang tercapai, namun juga tujuan lainnya dalam pendidikan Indonesia di masa mendatang,” paparnya.
Yanti menuturkan, Merdeka Belajar juga sangat pas diiringi dengan Merdeka Budaya yang dipelajari anak didik secara langsung dalam kehidupannya, sehingga kearifan lokal yang dijaga dengan baik tidak membuat mereka melupakan akar budaya sendiri. “Mereka bebas berekspresi dan menggali sendiri apa yang mereka cari, sehingga kepuasan batin dan keingintahuan yang tinggi bisa terobati dengan baik,” terangnya.
Kini Yanti sebagai orang tua memiliki peran penting dalam mendidik anaknya untuk sampai ke tahap Merdeka Belajar dan Merdeka Berbudaya tanpa melupakan akar kearifan lokal bangsa yang sangat kaya.





