Rabu, 09 Sep 2026 - 07:44 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Menkeu: Ekonomi Syariah Bantu Pulihkan Dampak Pandemi

Menkeu menyebut tiga dimensi penting dalam ekonomi syariah yang perlu diperhatikan yaitu dimensi ekonomi, sosial, dan teknologi.

redaksi
Jumat, 3 Des 2021 | 14:12 WIB
Menkeu Sri Mulyani

Menkeu Sri Mulyani (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan ekosistem ekonomi syariah menjadi salah satu pendukung untuk memulihkan Indonesia dari pandemi Covid-19. Menkeu menyebut tiga dimensi penting dalam ekonomi syariah yang perlu diperhatikan yaitu dimensi ekonomi, sosial, dan teknologi.

Sri Mulyani mengatakan dimensi ekonomi tidak hanya dilihat dari sisi mikro transaksional saja, tetapi sisi makro turut mempengaruhi fundamental suatu negara. Banyak negara-negara emerging, seperti Argentina dan Turki, yang kesulitan di dalam mengelola ekonominya pada saat dimensi makronya terguncang sangat berat.

“Saya selalu mengatakan bahwa kebijakan makro harus tetap berlandaskan pada keadilan. Ini adalah esensi dari value Islam dan juga dari sisi distribusi dan stabilitas. Instrumen APBN itu sama seperti instrumen untuk mencapai tujuan keadilan karena kita memiliki fungsi distribusi dan alokasi dan juga kemajuan atau efisiensi dan juga stabilisasi,” kata Menkeu dilansir dari situs resmi Jumat, 03 Desember 2021.

Baca Juga

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

Sri Mulyani Pangkas 50 Persen Anggaran Perjalanan Dinas

Kamis, 14 Nov 2024 | 14:45 WIB

Dimensi kedua dari ekosistem ekonomi syariah adalah dimensi sosial. Indonesia memiliki kesempatan untuk memanfaatkan keuntungan bonus demografi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan keahlian di berbagai bidang. Di sisi lain, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada dimensi sosial dalam kondisi pandemi Covid-19.

APBN menggunakan jaring pengaman sosial untuk menolong masyarakat miskin dan rentan yang terdampak pandemi. “Kalau di dalam Al-Quran, banyak sekali ayat-ayat yang meminta kita untuk melakukan atau memelihara anak yatim, fakir miskin. APBN juga sama. APBN kita memberikan alokasi yang sangat besar bagi membantu mereka yang tidak mampu sehingga mereka bisa menjadi masyarakat yang semakin sejahtera. Lebih dari Rp430 triliun adalah untuk menjaga dan membantu sosial,” ujar Menkeu.

Dimensi ketiga adalah dimensi teknologi. Pemerintah melakukan berbagai langkah untuk membuat teknologi digital bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut dilakukan melalui investasi di bidang teknologi digital, dari mulai satelit, BTS atau konektivitas, hingga kabel fiber optic. “Sekali lagi, ini aspek keadilan yang sangat Islami. Bagaimana pemerintah melakukan investasi di bidang teknologi informasi sampai ke seluruh pelosok tanah air. Dua puluh ribu desa yang selama ini belum bisa connected akan bisa connected dengan akses kepada teknologi digital,” kata Menkeu.

Menkeu menekankan bahwa pemerintah bersama dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan terus melakukan berbagai langkah untuk mereformasi perekonomian agar terbangun fondasi ekonomi Indonesia yang lebih kuat. “Bagaimana kita bisa pulih secara lebih baik dan lebih kuat karena tujuan bernegara kita masih harus kita raih yaitu mencapai Indonesia yang adil dan makmur, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujar Menkeu.

Tags: MenkeuNasionalPemerintah

Berita Lainnya

Gudang Bulog Sumbar Terisi Optimal, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Masyarakat

Minggu, 19 Apr 2026 | 19:31 WIB

Sri Mulyani Pangkas 50 Persen Anggaran Perjalanan Dinas

Kamis, 14 Nov 2024 | 14:45 WIB

IPSI Sumbar Buka Seleksi untuk Pra-PON Solo, Supardi: Menjaring Bakat-bakat di Luar Pantauan IPSI

Kamis, 10 Agu 2023 | 10:11 WIB

Festival Silat Tradisi Nusantara, Supardi: Program Lanjutan Musyawarah Tuo Silek

Rabu, 19 Jul 2023 | 11:58 WIB
Selanjutnya
Kawasaki

Kawasaki Sedang Persiapkan Motor Listrik untuk Tahun Depan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara