Jumat, 22 Mei 2026 - 00:05 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Mengenal Pendakian Kodok, Tanjakan Legendaris di Palupuah

Tak terhitung banyaknya truk yang mengalami insiden di Pendakian Kodok ini

redaksi
Senin, 11 Nov 2019 | 22:35 WIB
Pendakian Kodok di kawasan Palupuah Agam

Pendakian Kodok di kawasan Palupuah Agam (Rizal)

Share on FacebookShare on Twitter

AGAM,KLIKPOSITIF — Pandakian Kodok adalah sebuah tanjakan atau tikungan yang berada di Jorong Batang Palupuah, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Agam-Sumbar, persisnya di Kilometer 10 Jalan Lintas Sumatera Bukittinggi-Medan.

Di Kecamatan Palupuah, memang banyak tikungan tajam akibat topografinya berada di wilayah perbukitan. Namun, diantara banyak tikungan, Pendakian Kodok lah yang paling terkenal.

Tanjakan ini merupakan tikungan berbentuk ‘’S’’ dengan kemiringan yang sebenarnya tidaklah terlalu ekstrem, dibandingkan tanjakan terkenal lainnya di Sumatera Barat seperti Sitinjau Lauik. Jika datang dari Bukittinggi, Pandakian Kodok hanya merupakan turunan biasa. Tapi, kalau datang dari arah Medan, Pandakian Kodok adalah tanjakan berliku yang panjang dan berat, apalagi bagi bus atau truk bermuatan banyak.

Tak terhitung banyaknya truk yang mengalami insiden di sini, ada yang terguling karena tak kuat nanjak, maupun mogok secara tiba-tiba. Seringnya insiden, membuat Pandakian Kodok sangat diwaspadai.

’’Kedaaan sekarang sebenarnya lebih mendingan. Sebab jalan sudah lebar. Kalau dulu jalannya sempit sehingga sering terjadi kecelakaan seperti truk mundur. Tapi bagi sopir yang tidak biasa, tetap sulit, sebab setelah menikung ada tanjakan,’’ jelas warga sekitar yang minta dipanggil Yati.

Baca Juga

Purna Tugas di KPU Agam, Oktadonis Dilantik sebagai Sekretaris KPU Kota Pekanbaru

Selasa, 5 Mei 2026 | 20:16 WIB

32 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Salareh Aia Direhabilitasi, Pemulihan Pangan Dikebut

Kamis, 23 Apr 2026 | 13:42 WIB

Mengenai penamaan Pandakian Kodok, hal ini disebabkan tak jauh dari lokasi ada sebuah sumber air yang punya patung kodok, dibangun semasa zaman penjajahan Belanda.

Pantauan KLIKPOSITIF, Pandakian Kodok memiliki 4 tikungan, tikungan terakhirnya terlihat cukup menanjak panjang. Truk yang datang dari arah Medan, terlihat terseok-seok menyusuri Pandakian Kodok yang panjangnya sekitar 50 meteran itu.

Pada Senin 26 Agustus 2019, terjadi insiden di sini setelah satu unit truk tangki minyak gagal menanjak. Tak ada yang terluka akibat kejadian ini. Hanya saja, mengakibatkan kemacetan panjang akibat kondisi truk melintang di jalan karena roda depannya terangkat karena kelebihan muatan.

Kejadian lainnya, terjadi pada 1 September, satu unit mobil Avanza juga mengalami nasib sial di Pandakian Kodok setelah hilang kendali dan masuk ke kolam ikan setinggi 3 meter.

Beberapa kejadian di atas, layak menjadi perhatian jika melintasi Pandakian Kodok, kendati terletak di dekat pemukiman warga. Minimnya penerangan membuat tanjakan ini mesti diwaspadai karena di sisi kanan ada jurang dan di kiri ada tebing yang menjulang membuat tanjakan ini sangat dikenal di mata sopir. (*)

Tags: AgamPalupuahPendakian Kodok

Berita Lainnya

Purna Tugas di KPU Agam, Oktadonis Dilantik sebagai Sekretaris KPU Kota Pekanbaru

Selasa, 5 Mei 2026 | 20:16 WIB

32 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Salareh Aia Direhabilitasi, Pemulihan Pangan Dikebut

Kamis, 23 Apr 2026 | 13:42 WIB

Imigrasi Agam Beri Bantuan Sumur Bor di Daerah Terdampak Bencana Alam

Selasa, 10 Mar 2026 | 12:32 WIB

Lapas Tanjung Pati Gandeng Imigrasi Agam Pasarkan Produk Warga Binaan

Jumat, 6 Mar 2026 | 11:17 WIB
Selanjutnya
(Ist)

"Rangkayo Mudo Dirajo" Gelar Adat Untuk Walikota Deri Asta

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara