Minggu, 20 Sep 2026 - 13:42 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Mengenal Apa itu Tide Gauge dan Buoy

Mengingat Sumatera Barat yang rawan akan gempa dan juga tsunami yang bisa saja terjadi, tentu keberadaan alat semacam itu sangat diperlukan, lalu apa sebenarnya Tide Gauge dan Buoy tersebut

redaksi
Jumat, 5 Okt 2018 | 10:13 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Alat pendeteksi tsunami milik Badan Metereologi, Krimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat dipastikan berfungsi. Alat tersebut bernama Tide Guage.

Hal tersebut dijelaskan Stageof BMKG Sumbar, Mamuri pada Klikpositif beberapa hari lalu,

Baca Juga

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB

PKK Kota Solok Juara Umum Kategori Outbond Jambore Tingkat Sumbar di Bukittinggi

Jumat, 4 Sep 2026 | 10:34 WIB

“Untuk alat pendeteksi tsunami yang kami miliki adalah Tide Guage yang diletakkan di laut dan saat ini alat tersebut masih berfungsi,” ujar Stageof BMKG Sumbar, Mamuri.

“Untuk Buoy tidak ada di Sumbar, kami hanya memakai Tide Guage dan sampai saat ini keadaannya masih berfungsi,” lanjutnya.

BACA JUGA: BPPT Siapkan Alat Deteksi Tsunami Berbasis Kabel Laut

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur, menjekaskan “Dulu ada 1 unit milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Tapi sempat diambil nelayan yg tidak mengerti fungsi alat tersebut. Kemudian sudah kembali diambil BPPT tapi kondisi terakhir saya gak tahu,”.

Mengingat Sumatera Barat yang rawan akan gempa dan juga tsunami yang bisa saja terjadi, tentu keberadaan alat semacam itu sangat diperlukan, lalu apa sebenarnya Tide Gauge dan Buoy tersebut, berikut perjelasannya dilansir dari beberapa Sumbar.

1. Apa Itu Tide Gauge?

Dilansir dari laman pusatkrisis.kemkes.go.id, tide gauge adalah pendeteksi tsunami yang dipasang di perairan untuk mendeteksi adanya gelombang. Tide gauge bekerja dengan cara mengukur perubahan permukaan laut secara mekanis dan otomatis. Alat ini dapat mengukur pasang surut air laut yang memungkinkan untuk mendeteksi tsunami secara cepat.

Tide gauge memiliki sensor radar dan tekanan, dan juga jika kondisi perairan memungkinkan (gelombang dan arus tidak terlalu besar) tide gauge juga dapat dilengkapi dengan sensor pelampung. Data data yang dihasilkan oleh sensor-sensor tersebut kemudia akan disimpan ke dalam mesin pencatat data yang juga berada dalam box panel bersama dengan sistim operasi ketiga sensor tadi. Data pengamatan tersebut akan dikirimkan ke Bakosurtanal dan BMG secara real time dengan perantara satelit komunikasi VSAT.

Kemudian informasi tersebut akan diproses dan diolah di sistem Peringatan Dini Tsunami. Sistem tersebut akan memberikan konfirmasi apakah gelombang tsunami sudah benar benar terbentuk. Kemudian informasi tersebut akan disampaikan oleh BMKG ke beberapa institusi perantara seperti Pemerintah dan Media yang kemudian institusi tersebut akan meneruskan kepada masyarakat.

2. Buoy

Buoy merupakan pelampung berisi perangkat elektronik yang diletakkan di tengah laut untuk mendeteksi gelombang pasang dan tsunami. Buoy diletakan jauh ditengah samudera, sehingga cepat mendeteksi tsunami.

Pada awalnya buoy dipasang untuk aktivitas bongkar muat kapal laut. Namun, alat ini kemudian juga difungsikan untuk mengamati tsunami yang mungkin terjadi di kawasan tersebut. Buoy memiliki pemberat yang disebut sinker. Sinker ini terhubung dengan buoy menggunakan rantai yang panjangnya dua kali kedalaman laut yang dipasang buoy. Pada umumnya, buoy memiliki warna terang seperti warna kuning agar mudah dikenali dan tidak tertabrak oleh kapal. (*)

Tags: GempaNasionalNusantaraSumbarTsunami

Berita Lainnya

Wakili Sumbar di Pentas FEMI 2026, Remaja Asal Kota Solok Raih 2 Penghargaan Bergengsi

Selasa, 8 Sep 2026 | 22:09 WIB

PKK Kota Solok Juara Umum Kategori Outbond Jambore Tingkat Sumbar di Bukittinggi

Jumat, 4 Sep 2026 | 10:34 WIB

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Kinerja APBN Sumbar hingga 31 Mei 2026 Tetap Positif, Pendapatan Negara Tumbuh 6,89 Persen

Rabu, 1 Jul 2026 | 18:45 WIB
Selanjutnya

Pernyataan Sikap MUI Sumbar Terhadap Ma'aruf Amin

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara