Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:31 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Mengenal 8 Segmen atau Patahan yang Ada di Sumbar

Eko Fajri
Senin, 29 Agu 2022 | 15:25 WIB
Segmen patahan di Sumbar

Segmen atau patahan yang membentang di Sumbar

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Sumatera Barat terdapat 8 sesar atau patahan yang bisa menjadi penyebab terjadinya gempa bumi.

Delapan patahan tersebut merupakan bagian dari sesar atau patahan Sumatera yang membentang sepanjang 1.900 km (dari Banda Aceh hingga Teluk Semangko di Selatan Lampung).

Baca Juga

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Patahan ini membentang paralel dengan palung/zona subduksi sebagai pengaruh dari onvergensi Lempeng Eurasia dengan Lempeng Indo-Australia

Tim Pusdalops PB BPBD Prov. Sumatera Barat pada 2013 lalu terkait hal ini juga telah menyusun satu tulisan terkait “Bahaya Gempa Bumi Zona Patahan Sumatera,”.

Menjelaskan ada 7 segmen patahan di Sumbar dari 19 Segmen Patahan Sumatera.

Yakni segmen Siulak, Suliti, Sumani, Sianok , Sumpur, Angkola dan Barumun.

Namun, awal tahun 2022, BMKG menemukan 1 segem lagi, sehingga ada 8 segmen patahan yang ada di Sumbar.

8 segmen patahan yang ada di Sumbar

1. Segmen Angkola

Ujung utara segmen ini bermula pada lembah Batang Toru, menyisir lembah Sungai Batang Angkola dan Batang Gadis di wilayah Sumatera Utara.

Sementara ujung Selatannya berada pada wilayah Sumatera Barat dekat Lembah Batang Pasaman.

Panjang segmen ini mencapai 160 kilometer.

Kerusakan serius pernah terjadi pada tahun 1892 sepanjang lembah Batang Gadis dan Sungai Angkola, antara Malintang dan Lubuk Raya Volcanoes (Visser, 1922 dalam D. Hilman dan KSieh, 2000).

2. Segmen Barumun

Ujung Utara Berada di Wilayah Sosopan Julu, Sumatera Utara, menyusuri Lembah Sungai Barumun.

Bagian Selatan Segmen ini berada pada Wilayah Provinsi Sumatera Barat. Panjang segmen 125 km.

Lembah Aliran Batang Asik dan hamparan lembah (depresi) Batang Sumpur daerah Panti dan Sitompa hingga Sunpadang merupakan bukti dari adanya pergeseran vertikal berupa amblasan pada bagian segmen ini.

3. Sumpur

Segmen Sumpur bagian Utara burujung pada sisi Selatan Depresi Sumpur, Selatan Panti, kemudian menyisir Lembah Batang Sumpur ke Tenggara, Salabawan, hingga Bonjol, menyusuri S. Silasung.

Panjang segmen ini mencapai 35 km.

4. Segmen Sianok

Segmen ini memanjang dari sisi Timur Luat Danau Singkarak, melewati sisi Barat Daya Gunung Marapi hingga Ngarai Sianok.

Panjang segmen mencapai 90 km.

Gempa terbesar pernah tercatat pada segmen ini yaitu pada 4 Agustus 1926 dengan pusat hancuran antara Bukittinggi dan Danau Singkarak.

Data terbaru mencatat bahwa 6 Maret 2007 (M 6,4 dan 6,3) juga terjadi gempa merusak pada segmen ini bersama sama dengan segmen Sumani dan mengakibatkan banyak kerusakan pada daerah Batusangkar dan Solok.

5. Sumani

Ujung Utara segmen ini berada pada sisi Utara Danau Singkarak, menyirisi sisi Barat Daya danau tersebut melintasi daerah Kota Solok, Sumani, Selayo dan berakhir di Utara Danau Diateh Tenggara Gunung Talang.

Panjang segmen ini mencapai 90 km.

Gempa merusak tercatat terjadi pada 9 Juni 1943, M 7.4, di bawah Danau Singkarak dan menghasilkan pergeseran horizontal.

Dan gempa pada 6 Maret 2007 juga telah menyebabkan banyak kerusakan sepanjang segmen ini dari Sumani hingga Selayo.

6. Segmen Suliti

Ujung Utara segmen berada pada Danau Diatas dan Danau Dibawah dengan lebar zona 4 km pada wilayah tersebut.

Patahan Sumatera pada segmen ini menelusuri lembah S. Suliti ke Tenggara hingga anak-anak Sungai Liki di Barat Laut Gunung Kerinci, dengan panjang total 90 km.

Gempa merusak pada segmen ini pernah terjadi pada 9 Juni 1943, M 7,1.

Menyebabkan kerusakan parah pada bagian Utara Segmen hingga Muarolabuh.

7. Siulak

Ujung Selatan Segmen ini berada di wilayah Jambi menyusuri lembah di Barat Daya hingga Barat

Laut Gunung Kerinci, overlap dengan segmen Suliti di wilayah Solok Selatan dengan panjang total 70 km.

Gempa merusak pernah terjadi pada segmen ini pada 9 Juni 1909 dan diyakini berkekuatan 7,7.

gempa itu menyebabkan kerusakan parah hampir sepanjang segmen.

Kerusakan pada gempa 6 Oktober 1995, M 7,0 terjadi pada area yang cukup luas di lembah Barat Laut Danau Kerinci.

8. Segmen Baru yang Dinamakan Segmen Talamau

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Fenruari 2022 menjelaskan menemukan adanya patahan baru di Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu setelah terjadinya gempa Pasaman Barat 28 Februari 2022.

Patahan baru itu berada di sekitar pusat gempa di kawasan Pasaman Barat (Pasbar).

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, patahan baru itu tercatat dari data seismisitas yang selama ini belum pernah teridentifikasi.

Teridentifikasinya patahan baru ini sangat penting, karena selama ini kawasan itu tidak menjadi perhitungan.

Sebelumnya BMKG beranggapan itu adalah zona yang relatif aman, karena tidak pernah terekam adanya kegempaan.

Untuk sementara patahan tersebut dinamakan Segmen Talamau.

Segmen ini terletak di utara Segmen Angkola, di bawahnya Segmen Sianok. Panjang segmen tidak sampai ke Talamau.

Belum ada kepastian apakah segmen ini tersendiri (mandiri) yang baru terbentuk, atau segmen yang sudah ada tapi belum diketahui.

Meski demikian, ada kesamaan patahan baru ini dengan segmen di sekitarnya.

 

Tags: daerahGempaNasionalPatahan SumbarSesar Aktif SumbarSumbar

Berita Lainnya

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB
Selanjutnya

Kejurnas Pencak Silat Antar Satuan Pendidikan Tingkat Nasional 2022 Digelar di Payakumbuh 6-11 September

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara