Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:29 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Mengapa Jam Gadang dan Big Ben Disebut Sebagai Jam Kembar?

Haswandi
Kamis, 19 Mei 2022 | 10:01 WIB
Mengapa Jam Gadang dan Big Ben di sebut sebagai jam kembar?

Jam Gadang, ikon Kota Bukittinggi. (Haswandi/klikpositif)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Mengapa Jam Gadang dan Big Ben disebut sebagai jam kembar?

Jam Gadang Bukittinggi merupakan menara jam berukuran besar yang berada di Kota Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Jam Gadang yang terletak di kawasan Pasa Ateh (Pasar Atas) Bukittinggi ini merupakan titik nol Kota Bukittinggi, serta jadi ikon Kota Bukittinggi.

Tinggi menara Jam Gadang ini mencapai 26 meter. Ada empat sisi menara jam, yang masing-masingnya berdiameter 80 senti meter.

Pembangunan Jam Gadang ini sendiri baru mulai pada tahun 1926 hingga tahun 1927 pada masa Pemerintahan Hindia Belanda.

Yazid Rajo Mangkuto dari Koto Gadang Kabupaten Agam, merupakan perancang Jam Gadang.

Baca Juga

Pengerjaan Trotoar dan Drainase Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi Ditargetkan Sesuai Waktu Kontrak

Jumat, 23 Okt 2026 | 19:09 WIB

Puluhan Tokoh Bukittinggi Berkunjung ke Aceh dan Jambi, Ini Harapan Wali Kota

Jumat, 16 Okt 2026 | 19:00 WIB

Sementara jam nya tersebut merupakan hadiah dari Ratu Belanda, Wilhelmina.

Semenjak awal hingga sekarang, Jam Gadang telah mengalami tiga kali perubahan pada bagian atasnya.

Pada awalnya zaman Hindia Belanda, bagian atap Jam Gadang berbentuk bulat dengan patung ayam.

Kemudian pada penjajahan Jepang kembali berubah, dan waktu itu bagian atasnya menyerupai Kuil Shinto.

Baru setelah Indonesia merdeka, bagian atas Jam Gadang Bukittinggi berubah menjadi atap gonjong, seperti rumah adat Minangkabau.

Uniknya, jam besar yang ada di Jam Gadang Bukittinggi ini adalah jam dengan edisi terbatas.

Jam itu merupakan produksi Vortmann Recklinghausen, dan hanya ada dua unit di dunia.

Selain ada di Jam Gadang Bukittinggi, mesin jam ini juga ada di Menara Big Ben, Inggris.

Karena hal itulah mengapa Jam Gadang dan Big Ben disebut sebagai jam kembar.

Jam Gadang Ikon Kota

Jam Gadang merupakan objek wisata di Bukittinggi yang selalu ramai pengunjungnya, baik oleh wisatawan lokal maupun manca negara.

Tidak ada biaya masuk bagi pengunjung yang datang ke Jam Gadang Bukittinggi. Lokasinya juga sangat strategis.

Di sekitar Jam Gadang ada Pasar Atas serta Pasar Lereng bagi yang ingin belanja.

Sementara bagi pecinta kuliner, bisa menyantap masakan Nasi Kapau di pusat kuliner Los Lambuang, yang berada di sebelah Pasar Lereng.

Jam Gadang Bukittinggi juga mudah terjangkau pengunjung, karena akses kendaraan roda dua dan roda empat bisa langsung ke tempat itu.

Radius kurang dari satu kilometer juga banyak hotel dan penginapan yang membuat pengunjung bisa berjalan kaki ke Jam Gadang dari lokasi penginapan.

Tags: BukittinggiJam GadangSumbar

Berita Lainnya

Pengerjaan Trotoar dan Drainase Jalan Soekarno Hatta Bukittinggi Ditargetkan Sesuai Waktu Kontrak

Jumat, 23 Okt 2026 | 19:09 WIB

Puluhan Tokoh Bukittinggi Berkunjung ke Aceh dan Jambi, Ini Harapan Wali Kota

Jumat, 16 Okt 2026 | 19:00 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Porprov Sumbar 2026 Berakhir, Bukittinggi Raih 223 Medali

Rabu, 14 Okt 2026 | 21:09 WIB
Selanjutnya
Siapa yang menciptakan lagu Kangen?

Siapa yang Menciptakan Lagu Kangen?

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara