Rabu, 21 Okt 2026 - 18:12 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Lomba Stand Up Comedy Meriahkan Dies Natalis ke-72 UNP

Fitria Marlina
Selasa, 20 Okt 2026 | 11:23 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF – Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar lomba stand up comedy untuk memeriahkan Dies Natalis ke-72 pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, dan alumni untuk menyalurkan kreativitas, mengekspresikan diri, sekaligus menyampaikan pesan melalui humor yang edukatif.

Kepala Protokoler UNP sekaligus Penanggung Jawab Acara, Dr. Hijriyantomi Suyuthie, S.IP., M.M., mengatakan kompetisi tersebut merupakan agenda perdana yang telah direncanakan sejak tiga tahun lalu.

Menurutnya, lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi sivitas akademika untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian tampil di depan publik.

Para pemenang utama dalam kompetisi tersebut dijadwalkan kembali tampil pada malam puncak perayaan Dies Natalis ke-72 UNP.

Baca Juga

UNP dan Unhan RI Bahas Pengembangan Karier Dosen dan Kolaborasi Riset

Sabtu, 17 Okt 2026 | 05:35 WIB

PPG UNP Dampingi Anggota HWDI Sumbar Kembangkan Kerajinan Kawat Bulu

Jumat, 16 Okt 2026 | 15:48 WIB

Lomba dibuka secara resmi oleh Sekretaris UNP, Prof. Dr. Erianjoni, S.Sos., M.Si., yang juga bertindak sebagai salah seorang juri. Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri dengan latar belakang keahlian yang berbeda.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., bertugas menilai teknik penyampaian, kemampuan komunikasi, serta aspek kebahasaan. Sementara itu, Kepala Departemen Pendidikan Non-Formal, Prof. Dr. Ismanida, M.Pd., menilai pesan dan muatan pendidikan dalam materi yang dibawakan peserta.

Adapun Prof. Dr. Erianjoni menilai perspektif sosial, norma yang berlaku di masyarakat, serta kesesuaian materi dengan etika komunikasi di ruang publik.

Dalam proses penilaian, orisinalitas materi menjadi salah satu aspek utama dengan bobot 30 persen. Selain itu, interaksi dengan audiens memiliki bobot 16 persen dan penguasaan panggung sebesar 10 persen. Aspek lainnya meliputi teknik penyampaian, kreativitas, serta tingkat kelucuan materi.

Setiap peserta diberikan waktu maksimal 10 menit untuk menampilkan materi komedi mereka.

Junjung Etika dan Inklusivitas

Selain mengedepankan kreativitas, penyelenggara juga menetapkan batasan tegas terhadap materi yang dibawakan peserta. Komika dilarang menyampaikan ujaran kebencian, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), perundungan terhadap kelompok tertentu, pelecehan verbal maupun seksual, kata-kata kotor, fitnah terhadap institusi, serta kampanye politik.

Dewan juri berhak menghentikan penampilan atau memberikan sanksi apabila peserta melanggar ketentuan tersebut. Aturan ini diterapkan untuk memastikan kompetisi berlangsung secara sehat, menghibur, dan tetap menghormati keberagaman.

Penyelenggaraan lomba stand up comedy ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dari sisi pendidikan, kegiatan tersebut berkaitan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kreativitas, ekspresi seni, dan keterampilan komunikasi. Penerapan aturan yang menjunjung etika serta menolak diskriminasi juga selaras dengan SDGs 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan dan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.

Melalui kegiatan ini, UNP menghadirkan perayaan Dies Natalis yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya kampus yang kreatif, santun, inklusif, dan menghargai perbedaan.

Tags: Unp

Berita Lainnya

UNP dan Unhan RI Bahas Pengembangan Karier Dosen dan Kolaborasi Riset

Sabtu, 17 Okt 2026 | 05:35 WIB

PPG UNP Dampingi Anggota HWDI Sumbar Kembangkan Kerajinan Kawat Bulu

Jumat, 16 Okt 2026 | 15:48 WIB

Senior Eksekutif UNP Dorong LPTK Gerakkan Ekosistem Pendidikan

Senin, 5 Okt 2026 | 10:21 WIB

Satgas PPK UNP dan PKBI Sumbar Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kampus yang Aman

Jumat, 2 Okt 2026 | 16:09 WIB
Selanjutnya

Padang Panjang Raih Penghargaan ILMA 2026

Tinggalkan komentar
Sumatera Pulih

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara