KLIKPOSITIF — Liga Mahasiswa NasDem (LMN) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan diskusi dengan tajuk “Mahasiswa, Kampus, dan Partai Politik” kegiatan ini bertempat di kantor DPW Partai NasDem Sumbar, pada Selasa (16/11/2021).
Acara ini dihadiri oleh tiga narasumber yaitu M. Yusuf (Wakil Ketua DPW Partai NasDem), Dr. Abdullah Khusairi (Akademisi), dan Uyung Hamdani (Aktivis 98), serta juga turut dihadiri oleh Sekretaris Partai NasDem Sumbar H Musmaizer Dt Gamuak, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem Sumatera Barat Ardyan, SH,MH, dan Pengurus DPD se-Sumatera Barat.
Diskusi yang dipandu sekaligus di Moderator oleh Muthiah As Saidah berjalan dengan interaktif. Diskusi dimulai pada pukul 20.00 WIB ini juga dihadiri oleh PMII cabang Padang, KNPI Kota Padang, BEM Unidha, BEM Universitas Bung Hatta dan Mahasiswa lainnya.
Menurut Abdullah Khusairi bahwa gerakan mahasiswa saat ini telah berpindah dan telah berada di fase yang berbeda, jika pada masa lampau dibawah tahun 2000 an, era digital belum menjadi sarana yang belum banyak di konsumsi oleh kalangan mahasiswa, namun untuk masa pada saat ini, gerakan yang dihadirkan juga bervariasi, ada yang menggunakan gerakan media sosial agar gerakan tersebut terpublikasi dan ada yang menggunakannya untuk sekedar saja.
“Eranya memang sangat berbeda, dan sayapun sangat mengakui itu, tapi hingga sejauh ini tidak nampak siapa tokoh gerakan mahasiswa yang lahir di setiap kampus yang di Sumatera Barat, tidak ada news maker di lingkaran mahasiswa,” tutur Abdullah Khusairi pengamat politik dan akademisi.
Gerakan Mahasiswa tentunya akan menjadi suatu perubahan di masa yang akan datang, tidak hanya sampai disana, warisan itu akan terus berlanjut sampa kapanpun seiring dengan masanya, karena setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Hal itu didasari karena mahasiswa merupakan kaum intelektual yang memiliki pola berpikir yang harus terus dibangun secara kuat.
“Kecerdasan intelektual itu harga mati bagi saya, jika ingin mengubah atau membuat suatu pembaharuan dalam demokrasi di negara, atau memilih jalan politik? Itu pilihan tentunya jangan ragu untuk memilih, Ujarnya.
M. Yusuf yang juga merupakan Wakil Ketua DPW Partai NasDem juga memberikan pandangannya, partai NasDem ini tidak hanya sekedar membawa isu nasional dan daerah saja, tentunya juga bergerak dalam membawa suatu perubahn bersama pemuda maupun mahasiswa.
“Semua orang boleh berpandang apa saja tentang politik, apakah politik itu kotor, politif dan maipulatif? saya rasa itu tidak, politik itu hadir sebagai salah sarana atau alat untuk mengambil keputusan untuk mengawal berjalannya demokrasi suatu negara,” ucap M. Yusuf.
NasDem sejauh ini akan terus bergerak bersama mahasiswa dan rakyat, bahkan akan selalu membangun ruang gerakan untuk perubahan tentunya sebagai wadah pengbdian untuk masyarakat dalam mengawal setiap regulasi-regulasi yang diciptakan di negara ini.
Disamping itu Uyung Hamdani yang juga merupakan aktivis 98 juga menuturkan, hadirnya gerakan mahasiswa merupakan salah satu cikal bakal tumbuhnya gerakan perubahan, hal ini didasari oleh tujuan yang dibuat oleh mahasiswa memang mulia, hal ini akan terus sejalan dengan nilai-nilai luhur mahasiswa sebagai kaum intelektual.
“Mahasiswa itu kaum intelektual, membuat suatu gerakan dengan tujuan perubahan yang baik, itu adalah nilai yang baik,” ujarnya Uyung juga mengharapkan dizaman era digital pada saat ini tidak akan mematikan semangat dan perjuangan mahasiswa, jika gerakan perubahan yang di inisiasi mahasiswa itu memudar, maka akan sulit negara ini untuk maju untuk masa yang akan datang. (*)






