PASBAR, KLIKPOSITIF – Gempa yang menguncang Pasaman Barat (Pasbar) telah mengakibatkan 3 korban meninggal dunia. Ketiga korban merupakan warga Nagari Kajai, Talamau.
βTiga orang warga meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan di Kampung Jembatan Panjang dan Kampung Pasa Lamo di Nagari Kajai,β kata Kepala Markas PMI Pasaman Barat, Rida Warsa, Jumat (25/2/2022).
Rida mengatakan terjadi sebanyak 17 kali gempa susulan yang juga cukup kuat. Gempa tersebut pertama kali terjadi pada pukul 08.35 WIB.Β Selain 3 orang korban meninggal dunia, ada 10 orang warga mengalami luka parah dan sekitar 50 orang luka ringan
Selain korban gempa Pasbar, sekitar 100 unit rumah mengalami rusak berat dan rusak ringan sekitar 300 unit.Β βSarana umum seperti Masjid dan perkantoran banyak mengalami rusak berat,β ungkapnya.Β Kemudian kata dia saat ini ada sekitar 5000 jiwa warga yang mengungsi. Sedangkan pemerintah sendiri telah menyiapkan 35 titik pengungsian.
βPMI sendiri membantu mengevakuasi warga, menyediakan ambulance, mendirikan tenda pos kesehatan dan pendistribusian terpal,β katanya.
Ia juga mengungkapkan hal yang mendesak dibutuhkan yakni tenda pengungsian (tenda barak dan tenda keluarga), dapur umum dan makanan siap saji.
βUntuk kendala di lapangan jalur komunikasi selular dan kabel terputus ke lokasi bencana. Jaringan listrik pun terputus,β ungkap Rida.
Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat Lintang Utara, 99.98 derajat Bujur Timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.





