PADANG, KLIKPOSITIF — Komunitas Kreatif Kupi Batigo akan unjuk karya di Festival Eksotika Bromo 2021 di Jawa Timur. Festival tersebut akan digelar 6 – 7 November 2021 mendatang.
Tim yang akan berangkat di lepas oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy melalui video dalam jaringan (Daring) dari Papua.
Sementara secara langsung Komunitas Kreatif Kupi Batigo dilepas oleh Ketua Komunitas Sumbar Madani Zuhrizul, Ketua Forum Sumbar Kreatif Yulviadi Adek, dan Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar Hendri Fauzan di Kupi Batigo Cafe, Rabu (3/11/2021).
Ketua Rombongan Komunitas Kreatif Kupi Batigo Arif Rahman Hakim mengatakan, Komunitas Kupi Batigo dalam festival tentunya tersebut mewakili dan membawa nama Sumbar.
Dalam mengikuti festival lintas budaya tersebut, pihaknya akan berbaur dengan suku asli di Bromo, Suku Tengger.
“Tujuan kami tidak hanya untuk menampilkan karya kami yaitu seni tradisi dari Minangkabau. Akan tetapi kami juga ingin jadi bahan apresiasi sebagaimana Bromo terkenal dengan wisata alamnya, namun Sumbar juga tidak kalah dengan alam di sana. Kalau bisa kami terapkan di Sumbar ini,” katanya.
Ia menambahkan, persiapan untuk karya yang ditampilkan memakan waktu sekitar kurang lebih dua bulan, dengan membawa personel 9 orang.
Diketahui, Komunitas Kreatif Kupi Batigo bermarkas dan berkegiatan di Teluk Buo, Bungus Teluk Kabung, namun karena terhalang pandemi kegiatan sementara dilakukan di pusat Kota Padang.
Ketua Komunitas Sumbar Madani Zuhrizul mengapresiasi tampilnya Komunitas Kreatif Kupi Batigo di Festival Eksotika Bromo.
Menurutnya, mereka tidak hanya mewakili Sumbar saja namun dari se Sumatera komunitas ini yang dipilih.
“Festival Eksotika Bromo ini merupakan iven yang bergengsi di Indonesia, biasanya kalau tidak pandemi beberapa wisawatan asing membeludak,” katanya.
“Mudah-mudahan adik-adik ini dan sanggar yang ada kita support, untuk mempromosikan ragam seni tradisi Sumbar,” sambungnya.
Zuhrizul melanjutkan, yang terpenting usai Festival Eksotika Bromo ini, semoga bisa menjadi studi tiru dan diadaptasi untuk bisa dilakukan di Sumbar.
“Iven berkelas dunia ini menarik karena diadakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Misalnya kita laksanakan di Gunung Talang, bisa jadi destinasi berkelas dunia di puncak lawang juga bisa,” ujarnya.
Kepala UPTD Taman Budaya Hendri Fauzan mengatakan, bangga ada komunitas di Sumbar diundang di iven berkelas dunia.
“Tampilnya Komunitas Kreatif Kupi Batigo, ini tentu akan menambah pengalaman sangat berharga,” katanya.
Selanjutnya, sambung Hendri Fauzan, busa jadi pemicu untuk komunitas lainnya di Sumbar, untuk bersemangat berkreasi dan bergerak di bidang seni dan budaya atau lainnya sehingga dilihat oleh orang luar dan apabila pantas dan layak tentu akan diundang.
“Sekali lagi selamat, semoga bisa tampil maksimal dan membawa oleh-oleh berharga bagi Sumbar kedepannya,” tuturnya.






