KLIKPOSITIF – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyampaikan, Komisi VIII bersama mitra kerja Kementerian Sosial RI, Kementerian Agama RI dan BNPB telah melakukan pembahasan dan penetapan alokasi anggaran untuk Bantuan Sosial, pendidikan keagamaan dan penanggulangan bencana.
Selain itu juga, Komisi VIII juga memberikan berbagai dukungan anggaran dalam bentuk dana dekonsentrasi untuk meningkatkan hak-hak dasar masyarakat, seperti kebutuhan pokok, pendidikan dan perlindungan sosial secara bertahap semakin besar memberikan nilai manfaat.
“Di sinilah pentingnya peran wakil rakyat bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam menyusun perencanaan program kerja secara sistematis dan merealisasikan tepat sasaran, tepat waktu, tepat guna dan tepat jumlah,” tutur Yandri di sela-sela agenda kunjungan kerja Komisi VIII di Sleman, D.I.Yogyakarta, Kamis (4/11/2021)..
Dikatakannya, ada dua isu aktual yang harus dan segera mendapat respon, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta masyarakat, yaitu pertama, pandemi Covid-19 telah meningkatkan angka kemiskinan. Berdasarkan data BPS pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin sebesar 27,54 juta orang atau 10,14 persen.
“Ada Kurang lebih terdapat 15-16 ribu anak menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu karena Covid-19. Termasuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang dirawat di LKS dan keluarga tidak mampu,” papar politisi Fraksi PAN itu.
Isu aktual yang kedua, lanjutnya, dampak bencana akibat perubahan iklim pada periode 1990-2019 di Asia Pasifik telah menimbulkan kerugian sekitar 1.470 triliun dolar AS. Sebanyak 2,5 miliar orang terdampak dan satu juta korban meninggal akibat bencana karena perubahan iklim.
“Indonesia memiliki kerentanan tinggi terkait perubahan iklim karena geografis negara kepulauan dan daerah rentan bencana alam. Berdasarkan data BNPB, terdapat 1.677 kejadian bencana alam dari bulan Januari hingga awal Agustus, dan 40,3 persen merupakan bencana banjir,” kilahnya.