PADANG, KLIKPOSITIF – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat memaparkan capaian kerja selama tahun 2023.
Kinerja itu mulai dari melaksanakan pengawasan, prestasi dan inovasi yang dilakukan oleh DPRD Sumbar.
Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan, selama tahun 2023, untuk Ranperda, DPRD telah mengesahkan 9 Perda yang terdiri dari 5 Ranperda dari Pemprov dan 4 Ranperda dari DPRD.
“Sebelumnya Pemprov mengusulkan 10 Ranperda dan DPRD mengusulkan 5 Ranperda,” katanya di DPRD Sumbar, Senin, 18 Desember 2023.
Ia mengatakan, untuk 2024 ada 17 usulan Ranperda yang telah di usulkan, yakni 11 usulan Pemprov dan 6 usulan DPRD.
“Kita pastikan pembahasannya tidak terganggu dengan adanya alek demokrasi Pemilu. Kita pastikan semuanya berjalan hingga akhir masa jabatan,” tegasnya.
Selain itu, dalam pemaparannya, DPRD juga telah melakukan beberapa inovasi dalam memberikan informasi kepada masyarakat, baik melalui kerjasama dengan media yang ada di Sumbar juga penyebarannya di platform media sosial.
“Untuk media sosial, dari data di DPRD, masyarakat sangat banyak mengaksesnya melalui laman Twitter. Tentunya di tahun depan pemanfaatan media sosial sebagai penyebar informasi DPRD akan terus kita galakkan. Dalam waktu kita juga menyiapkan videotron 3D di lingkungan DPRD,” jelasnya.
Di sisi lain, kegiatan yang dilaksanakan oleh DPRD selama 2023 mencapai 332 kegiatan yang terdiri dari rapat paripurna 49 kali, rapat kerja internal pimpinan sebanyak 10 kali, rapat kerja 121, rapat Bapemperda 13 kali, kunjungan kerja 129, sosper, seminar, bimtek dan roadshow.
Disisi lain, Ketua Komisi Tiga, Ali Tanjung mengatakan, pihaknya juga telah melakukan upaya-upaya bersama mitra kerja untuk menambah sumber-sumber pendapatan daerah.
“Diantaranya alat berat, BUMD/BUMN, sawit dan lain-lainnya. Kita juga sudah meminta Bapenda untuk mendata apa saja yang berpotensi menghasilkan pendapatan bagi daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar, Raflis mengatakan, pihaknya di Sekwan memfasilitasi kegiatan kedewanan dan ke depan masih banyak yang perlu di perbaiki.
“Kedepan perbaikan-perbaikan akan terus kita lakukan. Selain itu, dengan keterbukaan informasi publik semakin di cintai publik. Dengan prinsip kita cepat di terima mudah di cerna,” jelasnya.






