Jumat, 03 Jul 2026 - 02:52 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Keluarga Guru PPPK Tewas di Mes Polres Pessel Datangi Propam, Minta Kasus Dikawal Ketat

Kiki Julnasri
Kamis, 2 Jul 2026 | 18:52 WIB
Keluarga Guru PPPK Tewas di Mes Polres Pessel Datangi Propam Polda Sumbar, Kamis (2/7/2026)

Keluarga Guru PPPK Tewas di Mes Polres Pessel Datangi Propam Polda Sumbar, Kamis (2/7/2026)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Keluarga guru PPPK yang ditemukan meninggal dunia di kamar mes polisi di Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, meminta perlindungan sekaligus pengawasan proses penyelidikan penyebab kematian anggota keluarganya ke Propam Polda Sumbar, Kamis (2/7/2026).

Didampingi penasihat hukum, keluarga IPP (32) mendatangi Bidang Propam Polda Sumbar sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di Mapolda Sumbar, keluarga diarahkan petugas ke SPKT Polda Sumbar.

Baca Juga

Pengacara Dr. Rodi Chanda saat di rumah duka, Selasa (30/6/2026)

Kematian Guru PPPK di Mes Polisi Pessel Masih Misterius, Keluarga Minta Otopsi dan Pengawasan Paminal

Selasa, 30 Jun 2026 | 12:18 WIB

Penemuan Guru PPPK Meninggal di Mes Porsonel Picu Tanda Tanya Keluarga, Ini Penjelasan Polres Pessel

Senin, 29 Jun 2026 | 19:00 WIB

Penasihat hukum keluarga IPP, Dr. Rodi Chanda mengatakan, pihaknya meminta pengawasan dari Bidang Propam Polda Sumbar terkait jalannya penyelidikan yang sedang dilakukan Polres Pesisir Selatan. Selain, hal tersebut pihak juga meminta perlindungan keluarga karena hal berkaitan dengan institusi.

“Yang kami laporkan ke Propam ini pertama untuk mengawasi proses penyelidikan di Polres Pessel. Kemudian kami juga meminta perlindungan kepada keluarga agar tidak ada intervensi dari pihak lain. Karena ini berkaitan dengan aparat penegak hukum dan kejadiannya juga terjadi di mes polisi, sehingga keluarga perlu perlindungan hukum,” ungkapnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, saat proses penyelidikan sudah berjalan di Polres Pessel terkait laporan sudah dimasukkan di Polres. Ia menyebut hingga saat ini belum ada intimidasi terhadap keluarga, meski sebelumnya sempat ada kedatangan pihak kepolisian saat korban selesai divisum di rumah sakit yang meminta agar tidak dilakukan autopsi.

“Sebelumnya ketika korban ditemukan dan selesai divisum di rumah sakit, ada pihak kepolisian yang datang meminta agar tidak dilakukan autopsi. Hal itu juga sudah kami laporkan ke Polres Pessel,” terangnya.

Lanjutnya, setelah ada pengawasan kasus tersebut oleh Propam Polda Sumbar, ia berharap tidak ada hambatan jalannya kasus dan bisa berjalan secara transparan. Sebab, pada awalnya keluarga sempat merasa proses penanganan stagnan karena minim informasi.

“Awalnya keluarga tidak mendapatkan perkembangan informasi. Namun setelah kami melakukan pendampingan hukum, pihak Polres sudah menemui keluarga untuk menjelaskan perkembangan kasus,” terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan, terkait penanganan kasus penemuan jasad guru PPPK di mes polisi tersebut susah dalam proses penyidikan Polres Pessel.

Menurutnya, penyelidikan masih terus dilakukan secara intensif oleh Polres Pesisir Selatan. “Hasil konfirmasi dengan Kapolres Pesisir Selatan, saat ini penyelidikan dilakukan secara intensif. Sudah dilakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi baik dari pihak keluarga maupun rekan kerja penghuni mes,” terangnya.

Selain itu, untuk memastikan penyebab kematian Guru PPPK tersebut, pihaknya sudah melakukan optosi terhadap jasad yang ditemukan, sejumlah sampel juga tengah diperiksa di laboratorium, baik di Padang maupun Jakarta.

“Saat ini pemeriksaan laboratorium masih berlangsung. Kemungkinan hasilnya keluar dalam satu hingga dua hari ke depan,”ujarnya.

Tags: Keluarga Guru PPPK di Pessel Minta Otopsi dan Pengawasan PaminalKeluarga Guru PPPK Tewas di Mes Polres Pessel Datangi PropamPenemuan Guru PPPK Meninggal di Mes Porsonel Picu Tanda Tanya Keluarga

Berita Lainnya

Pengacara Dr. Rodi Chanda saat di rumah duka, Selasa (30/6/2026)

Kematian Guru PPPK di Mes Polisi Pessel Masih Misterius, Keluarga Minta Otopsi dan Pengawasan Paminal

Selasa, 30 Jun 2026 | 12:18 WIB

Penemuan Guru PPPK Meninggal di Mes Porsonel Picu Tanda Tanya Keluarga, Ini Penjelasan Polres Pessel

Senin, 29 Jun 2026 | 19:00 WIB
Selanjutnya

Fadly Amran Lepas 14 Atlet KIIS ke Kejuaraan Nasional Pariaman Open 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara