PESSEL, KLIKPOSITIF – Kampung Anti Narkoba di Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumbar dikunjungi Direktur Advokasi Badan Narkotika Narkotika (BNN), Minggu 20 November 2022.
Wali Nagari Lakitan Utara, Afrizal mengungkapkan, Direktur Advokasi BNN Brigjen Pol Drs Jafriendi untuk melihat langsung keberadaan organisasi yang diinisiasi Pemuda Kampung Solok Padi-Padi, Lakitan Utara itu.
Saat itu Brigjen Pol Drs Jafriendi langsung berkunjung dan melihat langsung sekretariat Kampung Anti Narkoba di Kampung Solok Padi Padi Nagari Lakitan Utara.
Ia mengatakan, Kampung Anti Narkoba di Nagari Lakitan Utara Kecamatan Lengayang dibentuk dan disponsori oleh “Anak Rantau” asal Pesisir Selatan di sejumlah daerah di Indonesia.
“Sekretariat Kampung Anti Narkoba ini diinisiasi oleh perantau sebagai upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba di kampung halaman dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahayanya narkoba tersebut,” ujarnya.
Brigjen Pol Drs Jafriendi disambut antusias masyarakat Lakitan Utara. Dalam penyambutan, Brigjen Pol Drs Jafriendi disambut dengan Tari Pasambahan.
Afrizal mengatakan, kedatangan Brigjen Pol Drs Jafriendi merupakan penyemangat bagi pengurus Kampung Anti Narkoba di Lakitan Utara.
Ia berharap, keberadaan Kampung Anti Narkoba ini bisa berlanjut dan terjaga demi menyelamatkan generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus dan bisa terhindar dari ancaman bahayanya narkoba.
“Perantau sangat berterima kasih kepada segenap elemen masyarakat yang di kampung, ikut andil dalam pencegahan. Hal ini adalah tanggung jawab kita bersama,”ujar Wali Nagari.
Kampung Anti Narkoba Solok Padi-Padi Pessel
Pemuda Solok Padi Padi Kampung Marapalam, Nagari Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang-Pessel (Pesisir Selatan) gerakan semangat anti narkoba.
Gerakan semangat anti narkoba digagas Pemuda Solok Padi Padi dengan membentuk Kampung Anti Narkoba. Kampung Anti Narkoba di deklarasi belum lama ini.
Tokoh Pemuda setempat Yanto mengatakan, program tersebut lahir atas keprihatinan mereka akan maraknya penyalahgunaan narkoba di daerah sekitar kampung tersebut.
Ia mengatakan, karena prihatin dengan kondisi tersebut, pihaknya bersama pemuda lain menggagas tersebut dan terus menyosialisasikan anti narkoba kepada siapa saja, terutama kalangan muda.
“Prihatin akan hal itu kita bersama Pepsi (pemuda Solok Padi-padi), pemerintahan nagari, tokoh masyarakat dan perantau membahas solusi terkait ini,” ungkap Yanto saat dikunjungi Pemkab Pessel, Rabu 9 November 2022, lalu.
Ia mengatakan, dengan telah disetujui oleh masyarakat dan didukung oleh perantau, maka mereka-pun membentuk Kampung Anti Narkoba tersebut sebagai langkah antisipasi agar narkoba tidak menyebar di daerah tersebut.
“Kita sepakat untuk membentuk Kampung Anti terhadap Narkoba dan Alhamdulillah mendapatkan respon positif dari segala pihak,” terangnya.
Pemkab Pessel diwakili Asisten I Setdakab Pessel, Gunawan sangat menyambut baik kehadiran kampung anti narkoba yang digagas Pemuda Solok Padi-padi.
Ia mengatakan, hal tersebut merupakan hal positif bagi daerah dan diyakini akan membawa semangat baru dalam memerangi narkoba.
Ia berharap, hal tersebut menjadi contoh bagi pemuda di kampung lain dan bisa berkomitmen dalam memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Ya, saya berharap, hal ini bisa menjadi contoh teladan bagi pemuda-pemuda di tiap kampung di Pesisir Selatan ini,” terang Gunawan.
Ia melanjutkan, hadirnya kampung anti narkoba ini akan membantu pemerintah dalam memberantas narkoba, dan menjadikan percontohan untuk kampung lain.
“Pemuda Solok Padi-padi telah menjadi pionir dalam gerakan memberantas narkoba,” ujarnya.
Sementara, Kepala Kampung Padang Marapalam, Masrium menyampaikan, gerakan Kampung Anti Narkoba telah terbentuk sejak beberapa bulan yang lalu.
Gerakan Kampung Anti Narkoba ini lengkap terbentuk dengan struktur organisasinya serta sekretariat dan program kerja dalam menjalankan anti narkoba.
“Kita terus bersosialisasi dari rumah ke rumah dan dari kedai ke kedai,” terangnya.
Ia berharap, Kampung Anti Narkoba ini bisa menjadi contoh bagi kampung lain di Pessel dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Ia mengatakan, dalam kegiatan kampung narkoba pihaknya juga akan menggelar pawai.
Pawai yang digelar akan menjadi media edukasi dalam memerangi narkoba, terutama pada kalangan muda.
“Rencana tanggal 14 November. Pawai dan edukasi anti narkoba dengan berkeliling di Kecamatan Lengayang,” ujarnya.






