Jumat, 10 Jul 2026 - 21:22 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Jadi Pembicara di Unand, Menko AHY: Perkuat Infrastruktur Hingga Sistim Mitigasi Bencana di Sumbar

Joni A. K.
Selasa, 30 Sep 2025 | 19:27 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar, mulai dari bencana alam, krisis iklim, hingga tekanan urbanisasi.

“Oleh karena itu, tata kelola risiko bencana harus diperkuat secara berkelanjutan,” ungkap AHY saat Konferensi Internasional Penanggulangan dan Mitigasi Bencana ke-3 (3rd ICDMM) di Kampus Universitas Andalas Padang, Selasa 30 September 2025.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Indonesia telah melakukan beberapa langkah mitigasi yang terintegrasi, mulai dari hazard mapping dan risk assessment, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan simulasi, penyediaan stok logistik di daerah rawan seperti Mentawai, respons cepat yang terkoordinasi antara BNPB, BPBD, NGO, dan mitra internasional, hingga tahap pemulihan pasca bencana dengan prinsip build back better.

AHY juga mengatakan, mitigasi bencana harus terus diperkuat. Indonesia memang telah memiliki peta risiko bencana, namun ia menilai pemetaan dan asesmen perlu ditingkatkan agar tidak ada korban yang jatuh.

Indonesia sendiri berada di Ring of Fire, artinya di sejumlah daerah memang setiap saat menghadapi bahaya bencana alam mulai dari gempa bumi, letusan gunung Merapi, ancaman tsunami, maupun banjir dan kenaikan air laut akibat perubahan iklim.

“Koordinasi dan kolaborasi antara pusat dan daerah sangat penting dan harus ditingkatkan terus,” tegasnya.

AHY juga menekankan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi mitigasi agar masyarakat terbantu jika bencana terjadi.

Pembangunan juga harus diarahkan pada infrastruktur yang ramah lingkungan, hijau, dan memiliki daya tahan terhadap bencana alam.

Menko Agus Harimurti Yudhoyono juga menekankan bahwa ICDMM merupakan forum penting yang relevan dengan situasi Indonesia saat ini.

Ia menegaskan bahwa ICDMM harus terus dikawal dari waktu ke waktu, bukan hanya karena relevansinya, tetapi juga karena urgensi mitigasi bencana yang semakin nyata.

Dalam kesempatan itu, AHY menyampaikan tiga agenda strategis yang menjadi perhatian utama pemerintah mulai dari global megatrends, Indonesia’s triple challenge, disaster mitigation and management, serta building resilient and sustainable infrastructure.

Baca Juga

KOMMA Fakultas Pertanian Universitas Andalas Gelar FGD Tata Kelola Berkelanjutan Tahura Dr. Mohammad Hatta pada Peringatan 50 Tahun Pengabdian

Jumat, 10 Jul 2026 | 15:45 WIB

Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Unand Perkuat Kurikulum dan Persiapan Akreditasi Unggul Berbasis Outcome

Rabu, 8 Jul 2026 | 09:58 WIB

Sementara itu, Rektor Unand Efa Yonnedi, mengapresiasi kehadiran Menko AHY beserta jajaran. Ini bukti nyata kepercayaan pemerintah terhadap peran Unand dalam isu-isu strategis nasional, khususnya mitigasi bencana.

Rektor mengatakan, BNPB telah menetapkan Unand sebagai lokasi terakhir evakuasi bencana jika terjadi gempa megatrust Mentawai. Unand telah menyiapkan rumah sakit kampus sebagai pusat evakuasi.

Tags: AHY ke SumbarBencana AlammenkoMitigasi BencanaUniversitas Andalas

Berita Lainnya

KOMMA Fakultas Pertanian Universitas Andalas Gelar FGD Tata Kelola Berkelanjutan Tahura Dr. Mohammad Hatta pada Peringatan 50 Tahun Pengabdian

Jumat, 10 Jul 2026 | 15:45 WIB

Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Unand Perkuat Kurikulum dan Persiapan Akreditasi Unggul Berbasis Outcome

Rabu, 8 Jul 2026 | 09:58 WIB

Lewat CEO Talks di Universitas Andalas, Direktur Pegadaian Ajak Generasi ‘Muda Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini’

Selasa, 30 Jun 2026 | 16:18 WIB

Hadiri CEO Talk Unand Bersama PT Pegadaian, Fadly Amran Terima Hasil Riset Mitigasi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami

Senin, 29 Jun 2026 | 19:34 WIB
Selanjutnya

Momentum Refleksi Gempa 30 September 2009, Wako Padang: Kesiapsiagaan Bencana Harus Jadi Kesadaran Bersama

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara