PADANG, KLIKPOSITIF – Lebih dari 20.000 warga Kota Padang sudah memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan Gratis yang merupakan salah satu aktivasi program unggulan (Progul) Padang Melayani yang digagas Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir.
Salah satunya Izai (63) warga Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Pria yang biasa disapa Izai Gaek ini sudah tidak bekerja lagi karena kondisi kesehatannya yang mulai menurun.
“Saya biasanya kerja serabutan, kadang ke sawah, kadang ambil upah menjemur padi di Heller dan sekarang berkebun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Izai Gaek mengaku, sangat terbantu dengan BPJS Kesehatan gratis. Dia bercerita beberapa bulan lalu sempat dirawat di RSUD Rasidin Padang karena sakit stroke ringan. Kalau tidak ada BPJS Kesehatan gratis mungkin puluhan juta biaya yang dikeluarkan selama dirinya dirawat di rumah sakit.
“Awalnya tangan kiri saya kebas seperti rasa kesemutan, biasanya saya urut sendiri langsung hilang, tetapi ini tidak kunjung reda. Kemudian kaki kiri juga berasa kesemutan, lalu ponakan saya melihat mulut saya kaku dan langsung dibawa ke RSUD Rasidin,” jelasnya.
Dia mengaku, hingga saat ini untuk berobat masih menggunakan BPJS Kesehatan gratis jika merasakan keluhan. “Sekarang langsung saja berobat ke Klinik Siteba jika sakit, gratis,” ungkapnya sambil tersenyum.
Sebelumnya Wali Kota Fadly Amran menyampaikan, telah meluncurkan program layanan BPJS Kesehatan gratis bagi warga Padang.
“Per hari ini, sudah lebih 20.000 warga yang memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan Gratis. Jadi apabila ada warga kita yang sakit dan BPJS-nya terputus maka kita bantu melalui program ini,” kata Fadly Amran.
Dikatakan Fadly Amran, penyuluh lapangan berperan besar dalam menyampaikan terkait program-program unggulan Pemko Padang ke tengah-tengah masyarakat.
“Karena itu, hari ini ibu-ibu diundang dan diberikan sosialisasi agar dapat menyampaikan langsung ke masyarakat terkait program-program BPJS, baik itu program JKN KIS serta Program BPJS Kesehatan Gratis dari Pemko Padang,” ujarnya.
Menurut dia, program yang bagus tidak akan dapat berjalan maksimal apabila hal itu tidak tersampaikan dengan baik ke tengah-tengah masyarakat. Karena itu, penyuluh dan kader perlu mengikuti kegiatan sosialisasi dari BPJS dengan serius sehingga nanti dapat diteruskan ke masyarakat.
Kepala BPJS Cabang Padang, Fauzi Lukman menyebut, melalui kegiatan sosialisasi ini pihaknya ingin memaparkan terkait program-program BPJS, termasuk hak dan kewajiban dari peserta.
“Kami juga mengapresiasi Pemko Padang yang selama ini sudah bersinergi sangat baik dengan BPJS Kesehatan,” terangnya.






