Selasa, 01 Sep 2026 - 00:18 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Infotainment

Ini Sejarah Penetapan Kalender Hijriyah, dan Peran Umar bin Khattab

Dalam buku "Sejarah Pembentukan Kalender Hijriyah" karya Ahmad Zarkasih (Rumah Fiqih, 2018), dikatakan bahwa penanggalan Hijriyah yang banyak dikenal kaum Muslim itu adalah produk politik yang dikeluarkan semasa Sayyidina Umar bin Khattab menjabat khalifah.

redaksi
Selasa, 10 Agu 2021 | 15:16 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Hari ini, Selasa (10/8) umat Islam Indonesia memeringati tahun baru Islam atau 1 Muharam 1443 Hijriyah.

Dilansir dari laman resmi MUI, Berbeda dari penanggalan masehi yang berpatokan pada rotasi matahari, penanggalan Hijriyah atau disebut juga penanggalan qamariyah berpatokan pada rotasi bulan.

Dalam Islam, Muharam adalah bulan pertama di kalender Hijriyah. Ia merupakan bulan bersejarah yang memiliki banyak keistimewaan bagi umat Islam.

Baca Juga

Hari Doa Nasional 2026, Wamen Fajar Tegaskan Pendidikan Jalan Memuliakan Manusia dan Meninjau SPMB di Balikpapan

Sabtu, 4 Jul 2026 | 08:14 WIB

Wamendikdasmen Fajar Sebut Kemendikdasmen Siapkan Desain Besar Pemenuhan Guru Nasional, Tindaklanjuti Arahan Presiden

Jumat, 26 Jun 2026 | 08:42 WIB

Dalam buku “Sejarah Pembentukan Kalender Hijriyah” karya Ahmad Zarkasih (Rumah Fiqih, 2018), dikatakan bahwa penanggalan Hijriyah yang banyak dikenal kaum Muslim itu adalah produk politik yang dikeluarkan semasa Sayyidina Umar bin Khattab menjabat khalifah.

Dikatakan demikian karena memang motivasi terbentuknya penanggalan tersebut guna kelancaran system kenegaraan ketika itu.

Disebutkan dalam buku tersebut, setelah berdiskusi dan sepakat bahwa mereka harus memilik standarisasi penanggalan demi kemaslahatan, mereka berselisih dalam menentukan kapan tahun pertama itu dimulai dalam penanggalan mereka? Ada yang mengusulkan tahun pertama dimulai di tahun Gajah; dimana Nabi lahir. Ada juga yang mengusulkan di tahun wafatnya Nabi. Dan tidak sedikit yang mengusulkan di tahun Nabi diangkat menjadi Rasul dimana wahyu pertama turun. Dan juga opsi di tahun hijrahnya Nabi ke Madinah.

Dari empat opsi ini, akhirnya Sayyidina Umar memutuskan untuk memulai tahun saat hijrahnya Nabi dari Makkah ke Madinah atas usulan dan rekomendasi Sayyidina Utsman dan Ali bin Abi Thalib beliau tidak memilih tahun kelahiran dan tahun diangkatnya Nabi menjadi Rasul karena memang ketika itu juga mereka masih berselisih tentang waktu kapan tepatnya Nabi lahir, dan kapan wahyu pertama turun.

Sedangkan tahun wafatnya, Sayyidina Umar menolak menjadikannya permulaan tahun karena di tahun tersebut banyak kesedihan. Akhirnya beliau memilih tahun hijrahnya Nabi selain karena jelasnya waktu tersebut, hijrah juga dianggap menjadi pembeda antara yang haqq dan yang bathil ketika itu. Dan menjadi tonggak awal kejayaan umat Islam setelah sebelumnya hanya berdakwah secara sembunyi-sembunyi.

Lalu dipilihlah bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah. Selain karena rekomendasi sayyidina Utsman, beliau memilih Muharram dengan alasan bahwa hijrah walaupun terjadi pada Rabi' al-Awwal, akan tetapi muqadimah (permulaan) hijrah terjadi sejak Muharram.

Utsman mengatakan bahwa wacana hijrah itu muncul setelah beberapa sahabat membaiat Nabi, dan baiat itu terjadi di pengujung Dzulhijjah, semangat baiat itulah yang mengantarkan kaum Muslim untuk berhijrah. Dan bulan yang muncul setelah Dzulhijjah ialah Muharram. Karena itu beliau memilih Muharram sebagai bulan pertama di tahun Hijriyah.

Tags: IslamMUIPendidikanSejarah Penetapan Kalender Hijriyahsejarah tahun hijriahTahun Baru HijriahTahun Baru Islam

Berita Lainnya

Hari Doa Nasional 2026, Wamen Fajar Tegaskan Pendidikan Jalan Memuliakan Manusia dan Meninjau SPMB di Balikpapan

Sabtu, 4 Jul 2026 | 08:14 WIB

Wamendikdasmen Fajar Sebut Kemendikdasmen Siapkan Desain Besar Pemenuhan Guru Nasional, Tindaklanjuti Arahan Presiden

Jumat, 26 Jun 2026 | 08:42 WIB

Dari Garut, Wamendikdasmen Fajar Serukan Lompatan Mutu Pendidikan melalui Budaya Ihsan dan Pembelajaran Mendalam

Sabtu, 6 Jun 2026 | 20:43 WIB

Peduli Pendidikan, BRI Serahkan Bantuan untuk SDN 05 Maninjau

Rabu, 3 Jun 2026 | 10:39 WIB
Selanjutnya
PDAM Tirta Antokan

Sepi Peminat, Pendaftaran Penerimaan Calon Direksi PDAM Tirta Antokan Kembali Diperpanjang

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara