KLIKPOSITIF – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan makna baju adat yang dipakainya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2022.
Jokowi menjelaskan, baju adat yang ia kenakan dari Bangka Belitung warna hijau bermotif pucuk rebung.
Motif pucuk rebung melambangkan kerukunan, sementara warna hijau karena mengandung filosofi kesejukan, harapan, dan pertumbuhan.
Baju adat tersebut dbuat oleh perajin lokal dalam waktu yang cukup singkat.
Sespri Jokowi menyampaikan ukuran baju dan celana presiden, mereka yang menjahit dan menyiapkan baju serta aksesorisnya sekitar tiga hari.
Baju adat yang Jokowi kenakan tersebut terdiri dari jubah panjang sebatas betis, celana panjang, selempang dan kain tenun cual khas Bangka.
Sedangkan untuk penutup kepala Jokiwi memakai sungkon.
Pada baju yang Jokowi kenakan terdapat ornamen hiasan bermotif Pucuk Rebung.
Sementara itu, Ibu Negara mengenakan kebaya berwarna pink lengkap dengan hijab berwarna senada serta dengan kain batik berwarna cokelat.
Sebelumnya, Wakil Presiden RI Maruf Amin beserta Istri mengenakan pakaian adat Solo dengan blankon, sementara Wury Ma’ruf Amin mengenakan kebaya berwarna hijau.
Wapres memilih pakaian atas berupa setelan Sikepan hitam dengan hiasan rantai arloji dada menemani lambang kepresidenan, serta memakai Blangkon Trepes rata bagian belakang.
Adapun untuk bawahan, Wapres memakai kain jarik batik cokelat motif Sidomukti dan selop berwarna emas.
Sementara itu, Wury Maruf Amin tampak mengenakan kebaya kartini bernuansa hijau.
Dengan kerudung berwarna senada, dengan bawahan kain batik dan selendang berwarna gelap.
Jokowi Ungkit pemberantasan korupsi
Dalam pidatonya, Jokowi menyebut pemberantasan korupsi terus menjadi prioritas utama.
Jokowi menerangkan kalau Polri, Kejaksaan serta KPK terus bergerak untuk menumpas korupsi.
Kerja dari tiga lembaga tersebut menghasilkan sejumlah kasus korupsi besar bisa terungkap.
“Korupsi besar Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil terbongkar dan pembenahan total telah dmulai,” terang Jokowi.
Kepala Negara juga menyebut kalau penyelamatan aset negara yang tertunda seperti misalnya kasus BLBI juga terus dikejar.
Jokowi menilai kalau upaya tersebut sudah menunjukkan hasil.







