Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:05 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Hewan Kurban di Pessel Harus yang Sudah Karantina Sebelum 23 Juni 2022, Ini Dasarnya

Kiki Julnasri
Senin, 27 Jun 2022 | 14:07 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pesisir Selatan, Madrianto

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Pesisir Selatan, Madrianto

Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF- Dinas Pertanian Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), Sumbar mewajibkan pengeluaran surat keterangan kesehatan hewan harus melalui masa karantina.

Kepala Dinas Pertanian Pessel, Madrianto menyampaikan proses karantina ini merupakan upaya pencegahan dan penanganan penyakit kaki dan mulut (PMK) saat Idul Adha.

Baca Juga

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

“Ya, harus melalui karantina. Kalau tidak SKKH-nya (surat keterangan kesehatan hewan), tidak bisa dikeluarkan,” ungkap Madrianto pada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui petugas kesehatan di Badan Penyuluh Kecamatan (BPK).

Hewan Kurban Harus Karantina Sebelum 23 Juni 2022.

Ia mengatakan, masa karantina sesuai masa inkubasi penyebaran virus PMK. Inkubasinya terhitung selama 14 hari.

“Ya, kalau Idul Adha kita tanggal 9. Berarti terakhir mulai karantinya tanggal 23 Juni. Kalau sudah lewat tidak bisa,” ujarnya.

Sesuai dengan ketentuan tersebut, pihaknya menghimbau para masyarakat dan pedagang mematuhi prosedur yang telah mereka terapkan.

Menurutnya, upaya itu gunakan melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus PMK yang telah mulai merebak di sejumlah daerah.

“Kita minta kerjasama kita semua. Tidak hanya pedagang, juga pengurus masjid dan mushola. Saat membeli hewan kurban, mesti melihat asal usul hewan ternaknya serta SKKH yang sah,” ujarnya.

Pemkab Pessel Perketat Jalur Masuk Ternak Lewat Pintu Perbatasan Daerah

Selain wajib karantina, sebelumnya Pemkab Pessel juga telah memperketat pengawasan jalur masuk perputaran jual beli hewan ternak daerah itu.

Pengawasan guna mencegah penularan penyakit mulut dan kaki (PMK) terhadap kesehatan hewan ternak.

“Ya pengawasan, guna mencegah penularan PMK. Salah satunya dengan memperketat jalur masuknya,” ungkap Mardianto di Painan, Kamis (19/5).

Provinsi meminta seluruh daerah untuk pengawasan penularan penyakit tersebut.

“Pengawasan dengan bersama-sama menyampaikan informasi kepada masyarakat mulai dari pemerintah dan kecamatan melalui petugas Keswan,” terangnya.

Pengawasan itu dilakukan melalui petugas dan pos pelayanan kesehatan hewan itu di daerah.

“Jalurnya dari Kerinci oleh petugas di Rahul, Jambi oleh petugas Silaut dan dari Padang melalui petugas Tarusan,” terangnya.

Ia mengatakan, selain memperketat jalur perbatasan melalui petugas Keswan, Dinas Pertanian juga memantau di pusat pasar hewan.

“Untuk pasar hewan itu ada di Lakitan. Jika ditemukan akan segera lakukan penanganan,” jelasnya.

 

Tags: daerahhewanHewan KurbanIdul AdhaKambingNasionalPesselpmksapiSumbarvirus PMK

Berita Lainnya

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB

Ratusan Taekwondoin Ramaikan Porprov XVI Cabor Taekwondo di Kota Beras

Sabtu, 3 Okt 2026 | 17:23 WIB

Perkuat Program Pembangunan, Kabupaten Solok Luncurkan SPKPD

Rabu, 16 Sep 2026 | 20:19 WIB
Selanjutnya

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022: BI Sumbar Bakal Singgahi 5 Pulau Terluar di Kepulauan Mentawai

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara